Daerah

Tingkatkan Profesionalisme Wartawan, PWI Jatim Gelar OKK

×

Tingkatkan Profesionalisme Wartawan, PWI Jatim Gelar OKK

Sebarkan artikel ini
Wartawan Mojokerto saat mengikuti OKK PWI Jatim

Surabaya,Sekilasmedia.com-Guna meningkatkan profesionalisme Wartawan dan juga persyaratan untuk masuk menjadi anggota muda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),
Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) digelar PWI Jawa Timur (Jatim), pada Senin ( 14/3/2022) di gedung Ballroom PWI Jatim.

Dalam kesempatan ini, diikuti oleh peserta sekitar berjumlah 70 orang, dari berbagai media, baik dari kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Untuk diketahui, kegiatan yang diselenggarakan oleh PWI Jatim kerja bareng dengan Kominfo Jatim ini dibuka langsung oleh Ketua PWI Jatim yakni Lutfil Hakim didampingi tiga narasumber diantaranya, Machmud Suhermono sebagai pengurus PWI Jatim, Wahyu Kuncoro sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jatim dan Joko Tetuko sebagai Dewan Kehormatan PWI Jatim.

Dalam sambutannya Lutfi menyampaikan, kegiatan OKK ini bertujuan meningkatkan profesionalisme Wartawan yang tergabung di PWI. Wartawan harus selalu belajar yang lebih baik, sebab PWI Jatim sudah bekerjasama dengan berbagai akademi bila anggota ingin mendapatkan gelar sarjana, tentunya dapat fasilitas bea siswa,” jelas Lutfil.

BACA JUGA :  Ramah Tamah Bersama Atlet Berprestasi Kota Palembang Sekaligus Penyerahan Bonus Secara Simbolis 

Dalam kesempatan ini, sebagai pembicara pertama Machmud Suhermono mengatakan, untuk menjadi anggota muda PWI, peserta diwajibkan mengikuti kegiatan OKK, guna mendapatkan sertifikat. Selanjutnya sertifikat dipergunakan sebagai persyaratan menjadi anggota muda.

“Setelah mendapat tingkatan Anggota Muda, bisa dilanjutkan ke jenjang wartawan biasa, namun dengan syarat sudah mencapai dua tahun dan sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Ditambahkan Machmud, untuk wartawan luar biasa, diberikan untuk anggota PWI yang umurnya sudah mencapai 55 tahun dan sudah menjadi wartawan selama 25 tahun. Sedangkan untuk wartawan kehormatan diberikan kepada mereka yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan PWI,” terangnya.

Sementara Dewan Kehormatan PWI Jatim Joko Tetuko memberikan beberapa materi, salah satunya Kode Etik Jurnalistik PWI dan Pedoman Perilaku Wartawan. Ia menjabarkan, di Indonesia saat ini yang memiliki kode etik adalah Dewan Pers, PWI, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI),” jelasnya.

BACA JUGA :  Diawali Dengan Istighosah, Ning Ita Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Proyek TBM Kota Mojokerto

Ditempat yang sama Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jatim Wahyu Kuncoro menyampaikan, bahwa di dalam dunia jurnalistik, ia menekankan pada digitalisasi yang mempengaruhi sikap manusia. Begitupun juga dengan media, Wahyu mengingatkan supaya seseorang dengan profesi wartawan bisa tetap pada jalur dan pedoman perilaku wartawan.

“Sekarang banyak sekali media, dan wartawan di Indonesia. Kita juga tidak tahu mereka beneran wartawan atau sampingan. Kalau mengaku wartawan, ya pekerjaan utamanya adalah jurnalis,” kata Wahyu.

” Untuk menjadi seorang jurnalis yang profesional harus mengikuti UKW dan seorang wartawan harus mengetahui proses produksi diantaranya news planning, news hunting, news writing dan news editing,” pungkasnya.(wo)