Uncategorized

Serap Aspirasi Masyarakat, Ning Firoh Disambati Banyaknya Kecelakaan Di Jalur Pantura

×

Serap Aspirasi Masyarakat, Ning Firoh Disambati Banyaknya Kecelakaan Di Jalur Pantura

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Gresik Dra Hj Wafiroh Ma'sum, MM saat menggelar reses di kediamannya.
Anggota DPRD Gresik Dra Hj Wafiroh Ma’sum, MM saat menggelar reses di kediamannya.

Gresik, Sekilasmedia.com – Meski dalam kondisi pemulihan akibat sakit yang dideritanya, anggota DPRD Gresik Komisi I Fraksi PKB Dra Hj. Wafiroh Ma’sum, MM tetap menjalankan tugasnya menggelar reses serap aspirasi masyarakat di kediamannya di lingkungan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun, Kamis (30/6/2022).

Dalam kesempatan ini, legislator yang akrab disapa Ning Firoh dan adik kandung KH Robbach Ma’sum ini mendapat pengaduan terkait banyaknya kecelakaan hingga merenggut korban jiwa akibat menjamurnya berbagai proyek dan dumptruk Galian C di jalur Pantura.

BACA JUGA :  Local Dating Online

“Saat saya reses tadi, banyak masyarakat wadul terkait banyaknya kecelakaan di wilayah Pantura akibat menjamurnya proyek dan dumptruk galian C,” terang Ning Firoh.

Menanggapi wadulan tersebut, Ning Firoh secepatnya akan berkoordinasi dengan Pemkab Gresik, dalam hal Dinas Perhubungan agar serius mengatur jam operasional, sehingga tidak rawan kecelakaan di jalur Pantura. Termasuk Dinas PU juga harus menertibkan proyek-proyek di wilayah Pantura agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Kalau pun sudah ada rambu-rambu yang mengatur jam operasional dumptruk Galian C, Dishub dan aparat terkait lainnya, benar-benar harus turun langsung mengawasi sekaligus menindak tegas jika terjadi pelanggaran. Jadi jangan hanya sekadar tulisannya saja, tanpa pengawasan,” Kritik Bu Nyai Ponpes Ihyaul Ulum Dukun Gresik ini.

BACA JUGA :  Turis Thailand Keluhkan Mafia Transportasi, Dishub Mengaku Tak Miliki Kewenangan

Dalam reses serap masyarakat Masa Persidangan II DPRD Kabupaten Gresik Tahun 2022 ini, wakil rakyat 3 periode ini juga disambati permasalahan sampah. Masyarakat menghendaki ada TPA di setiap kecamatan. Selain itu, perwakilan masyarakat Ujungpangkah juga menyampaikan aspirasi agar BRI membuka kantor cabang di Kecamatan Ujungpangkah.

“Tujuannya agar masyarakat tidak bingung lagi kalau mau pinjam uang di BRI,” ungkap Ning Firoh sembari tersenyum sekaligus akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pihak terkait agar bisa diwujudkan sesuai harapan masyarakat. (rud)