Daerah

Lomba Agustusan di Lingkungan Keluarga Anak Jalanan Terminal Gub Suryo

×

Lomba Agustusan di Lingkungan Keluarga Anak Jalanan Terminal Gub Suryo

Sebarkan artikel ini
Keluarga anak jalanan usai perlombaan dan menerima hadiah dengan senang

Gresik, Sekilasmedia.com – Memeriahkan sekaligus meneruskan semangat proklamasi 17 Agustus, apalagi masih dipertengahan bulan Muharram di lingkungan anak jalanan, ada keasyikan tersendiri, demikian diungkap pembimbing anak jalanan, Ustadzah Iin Budiarti, Jumat (12/8/2022)

” Dari pembina anak jalanan ingin mengadakan peringatan tahun baru Islam sekaligus HUT RI, akhirnya bergabung dengan panitia di komunitas anak jalanan, jadinya tambah meriah, ” terang ustadzah Iin.

Seusai turun Jumatan, panitia sudah menyiapkan seperangkat sound system, dan sekitar 14 badut berbagai busana berjoged di sekitar arena lomba di dalam terminal Gubernur Suryo.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Kab. Blitar Akan Sidak Proyek Jembatan Subali

Lomba yang pertama adalah hafalan surat Al Fatihah dan ayat kursi bagi anak, ibu dan bapak di lingkungan anak jalanan. Hingga berakhir ada 20 peserta. Beberapa peserta ada yang kurang hafal.

” Sebagian sudah lumayan bagus hafalan dan bacaannya, ada yang makhorijul huruf kurang bagus, ada yang panjang dan pendek bacaan kurang diperhatikan, intinya kalau sering berlatih tentu akan tambah bagus, Bagi para juara 1,2,3 diberikan uang tunai secara langsung, ” terang ustadzah Iin.

Lomba selanjutnya adalah memasukkan bola plastik ke dalam gawang dan di tendang dengan menggunakan terong yang di gantung di pinggang.

BACA JUGA :  KABUPATEN LUMAJANG BELUM PUNYA SIRCUIT CROSS YANG PERMANEN

Sementara lomba yang membuat penonton bisa tertawa dan berteriak adalah memindahkan tepung dengan tangan kosong beregu masing masing 4 orang. Setiap sesi di gelar dengan diikuti 3 tim ( regu).

Karena memindahkan tepung dengan kedua tangan, dan selanjutnya diserahkan berantai di belakangnya lewat atas kepala, sontak yang tidak bisa menerima tepung otomatis putih karena guyuran tepung.

Pak Joko yang dituakan di lingkungan terminal merasa bangga bisa menggelar perlombaan untuk peringatan HUT RI dan tahun baru Islam.

” Tidak ada perlombaan dalam memeriahkan agustusan kog rasanya kurang sreg saat corona kemarin , saat ini kita sudah mulai longgar ya kita gelar lagi lomba ala anak jalanan, ” ujarnya. (rud)