
Malang,sekilasmedia.com- PT Indolakto sukses melakukan kolaborasi bersama Batalyon Artileri Medan 1 (ARMED) Malang, dalam hal meningkatkan sentra ketahanan pangan melalui pemanfaatan sludge IPAL PT. Indolakto sebagai media tanam.
Kolaborasi PT. Indolakto dan Armed yang disebut “ ARINDO” berhasil menjadikan lahan tidur di wilayah Armed menjadi lahan yang bisa menghasilan tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat. PT. Indolakto dan Armed melakukan penanaman tanaman sayur sayuran seperti sawi, kubis, terong serta berbagai macam komiditas lainnya.
Penanaman sayur sayuran tersebut telah membuahkan hasil yang sangat luar biasa. Hal ini dibuktikan pada kegiatan panen bersama yang digelar oleh ibu-ibu persit Armed malang belum lama ini.
Menurut Ketua Persit Ny. Reni Arief Budiman mengatakan bahwa kegiatan panen sayur bersama ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan ketahanan pangan anggota dan masyarakat dalam hal kebutuhan akan sayur mayur. Selain bisa menghemat pengeluaran belanja sayur untuk hidangan keluarga di rumah, juga sayuran tersebut sangat sehat karena ditanam secara organik tanpa pestisida.
“Kebun ini dulunya lahan tidur yang tidak difungsikan, namun dengan kerja sama Personel korum, Persit, dan rekan , maka berubahlah menjadi sentra ketahanan pangan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota dan jug amasyaraat ”, kata Reni, Kamis (23/03).
Hal senada juga diungkapkan Kakorum Kapt. Arm A. Saiful Amri, S.T.Han menambahkan, kegiatan panen raya ini dilaksanakan secara langsung oleh warga Yonarmed 1 Kostrad dan hasilnya juga dibagikan untuk masyarakat sekitar asrama.
“Alhamdulillah, pada hari ini satuan Yonarmed 1 Kostrad melaksanakan panen raya bersama di Sentra Ketahanan Pangan. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh prajurit dan persit.
Kegiatan panen raya ini dilaksanakan secara langsung oleh warga Yonarmed 1 Kostrad dan hasilnya juga dibagikan untuk masyarakat sekitar asrama. Semoga hasil panen raya ini bermanfaat dan dapat memotivasi warga Yonarmed 1 Kostrad untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar ditanami sayur-sayuran”, ujarnya.
Sementara WWTP Manager PT. Indolakto, E. Sri Agus mengatakan bahwa Sludge IPAL PT. Indolakto merupakan sludge yang aman dan telah melalui proses pengujian secara komprehensif sehingga pemanfaatan sebagai media tanam dapat dilakukan di berbagai lahan bahkan pada lahan tidur sekalipun.
“Kami berterima kasih kepada Armed Malang yang telah berkolaborasi dan membuktikan bahwa sludge kami bisa memberikan manfaat” kata Agus.
Sementara HRGA Manager PT. Indolakto, Yasman Suparyo berharap kolaborasi kerjasama kedua belah pihak dapat dirasakan manfaatnya bagi kedua belah pihak dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Melalui kolaborasi “ARINDO”, PT. Indolakto berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak positif bagi ARMED dan masyarakat sekitar, khususnya dalam membantu lahan-lahan tidur untuk dapat difungsikan untuk penanaman tumbuhan kembali” harap Suparyo. (BAS)






