Daerah

Melalui Output Yang Dihasilkan, UISI Komitmen Ikut Serta Menekan Angka Pengangguran  

×

Melalui Output Yang Dihasilkan, UISI Komitmen Ikut Serta Menekan Angka Pengangguran  

Sebarkan artikel ini

 

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Sebagai salah satu perguruan tinggi milik BUMN, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) berkomitmen melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Gresik bersama organisasi masyarakat sipil (OMS) dalam rangka mengatasi terkait problematika di masyarakat dewasa ini, salah satunya terkait tingkat pengangguran yang tinggi.

 

Pada rangkaian Dies Natalis UISI ke -10 tahun 2023 ini, Universitas International Semen Indonesia (UISI) mengadakan kegiatan Festival Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan TalkShow Kebangsaan yang berlangsung di Kampus B UISI pada Jumat (14/7/2023).

 

Yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Rektor UISI, perwakilan USAID MADANI, jajaran akademika UISI, OPD terkait dan UMKM.

 

Untuk itu, Rektor UISI Prof Dr Eng Ir Herman Sasongko mengungkapkan bahwa UISI di sini, mencetak lulusan yang memiliki mindset kewirausahaan, berbagai penelitian, baik yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa, diarahkan pada masalah-masalah yang langsung dibutuhkan masyarakat.

 

“Ya, itu komitmen kami. Dan, ini tercermin dari berbagai prodi (program studi) yang ada di UISI, sehingga output yang kami hasilkan mampu menjawab berbagai permasalahan di masyarakat, termasuk dalam ikut menekan angka pengangguran di Gresik,” tandas Rektor UISI.

BACA JUGA :  HUT ke-76 TNI, Kapolri: Sinergitas TNI-Polri Mutlak Sebagai Kekuatan Strategis Hadapi Tantangan

 

Lebih lanjut Prof. Herman menambahkan bahwa dalam menangani problematika masyarakat agar bisa tercapai perlu adanya sinergitas dan kaloborasi secara pentahelix yaitu antara perguruan tinggi, pengusaha, pemerintah, masyarakat dan kewartawanan (media).

 

Wabup Aminatun Habibah yang hadir di kampus UISI bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hasan, sebelumnya menyampaikan, meski di Gresik bertebaran industri, namun tingkat penggurannya masih cukup tinggi, melebihi rata-rata di Jatim.

 

Bu Min berharap, UISI ikut berpartisipasi menekan tingkat pengguran yang implikasinya juga menurunkan tingkat kemiskinan melalui output yang dihasilkan kampus ini.

 

“Saya pikir mindset di UISI ini sudah dikembangkan sedemikian rupa sehingga para mahasiswanya ketika lulus nanti sudah tidak berpikir mencari pekerjaan, tapi ikut mencetak lapangan pekerjaan,” ungkap Bu Min.

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan Top 5 OAPSI dari Menteri PANRB

 

Pada kesempatan ini, Rektor UISI Prof Dr Eng Ir Herman Sasongko mendampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah

penyerahan Penghargaan untuk

Desa/Kampung/Kelurahan dengan kontribusi positif pada Program Lingkungan.

 

Kemudian Wakil Rektor UISI mendampingi Kepala Dinas PMD Gresik Abu Hasan memberikan penghargaan untuk kategori 4 kategori diantaranya, pertama, Laboratorium Gerakan JAMMILAH (Ajak Memilah dan Mengolah Sampah) diberikan kepada Desa Pegundan Kecamatan Bungah dan Desa Balongpanggang Kecamatan Balongpanggang.

 

Kedua, kategori Laboratorium Replikasi Gerakan JAMMILAH (Ajak Memilah dan Mengolah Sampah) di Kepulauan diberikan kepada Desa Gelam Kecamatan Tambak. Ketiga, Kolaborator Pelaksanaan Zero Waste di Kabupaten Gresik Tahun 2023 diberikan kepada

Kampung SIBA (Sidokumpul Barat) Kecamatan Gresik. Dan Kategori keempat, yakni Komitmen dalam Pelaksanaan Swakelola Tipe III Pada Program Inovasi Selingar

(Sekolah Lingkungan Akar Rumput) diberikan penghargaan kepada Kelurahan Gending Kecamatan Kebomas.

Lalu penandatangan MoU antara Wabup Gresik bersama Rektor UISI dan perwakilan USAID MANADI serta OMS kemudian dilanjutkan bersama-sama mengunjungi stand/booth pameran di area gedung Kampus B UISI.(rud)