
Blitar,sekilasmedia.com-Wali Kota Blitar Santoso melaunching atau meresmikan Taman Kehati (keanekaragaman hayati) yang terletak di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Kamis (30/11/2023).
Di awal sambutannya, Wali Kota Blitar menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, Ir Jajuk Indihartati dan jajaran serta seluruh pemerhati lingkungan yang telah menerima berbagai penghargaan, baik melalui pengelolaan bank sampah maupun lingkungan, yaitu para Kepala Kelurahan, ibu PKK serta pihak-pihak lainnya termasuk lembaga sekolah.
“Penghargaan-penghargaan yang diberikan kepada berbagai elemen masyarakat Kota Blitar tersebut menunjukkan bahwa persoalan lingkungan menjadi perhatian dan kepedulian semua pihak,” kata Santoso.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Blitar yang telah menganggarkan pembangunan Taman Kehati melalui Dinas Lingkungan Hidup.
“Di Taman Kehati ini ada seratus lebih jenis tanaman, beberapa di antaranya bahkan sudah langka. Dibangunnya Taman Kehati sekaligus untuk mengedukasi masyarakat dan anak-anak terkait beragam tanaman. Selain itu, supaya mereka juga ikut menjaga lingkungan agar tetap asri seperti yang dilakukan sekolah-sekolah Adiwiyata ataupun mandiri,” ujar Santoso.
“Alhamdulillah, upaya itu telah membuahkan hasil. Seperti yang kita lihat, tanaman-tanaman dan bunga-bunganya tumbuh dengan subur walaupun saat ini masih musim kemarau,” sambungnya.
Wali Kota Blitar berharap kepada masyarakat Tanjungsari, khususnya Lurah serta Camat untuk membantu bagaimana mempertahankan tanaman yang ada tetap terjaga dengan baik sehingga anak cucu nanti bisa menikmati keindahan Taman Kehati.
Dikatakan Santoso, launching Taman Kehati sengaja diundur supaya tanamannya agak tumbuh besar sehingga nampak indah.
“Kita sengaja sambil menunggu agar tanamannya tumbuh cukup besar dan indah. Alhamdulillah, hari ini kalau kita lihat view nya dari sini, beberapa tanaman tumbuh subur bahkan di antaranya sudah berbuah,” kata dia.
Menurutnya, yang penting bagaimana Taman Kehati yang sudah dibangun tersebut dikunjungi oleh masyarakat, khususnya lingkungan sekitar. Selain itu, para pedagang yang tadinya berjualan di Utara makam bisa di sini sehingga tidak menggangu panorama jalan.
“Taman Kehati ini selain sebagai tempat wisata juga untuk menumbuhkan UMKM di sekitar Tanjungsari. Bisa dilihat kalau malam hari ramai sekali di sini. Untuk itu kepada seluruh masyarakat, mari kita jaga keanekaragaman hayati atau Taman Kehati supaya anak cucu kita bisa menikmatinya,” pesannya. (Adv/kmf/ddg)






