Daerah

Diduga Terlilit Hutang, Pasutri Di Klungkung Bunuh Diri

×

Diduga Terlilit Hutang, Pasutri Di Klungkung Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini
Polisi evakuasi jasat pasutri di pantai Desa Gunaksa, Kungkung, Bali

Klungkung,sekilasmedia.com-
Pasangan suami istri (pasutri) asal Banjar Ulun Suwi, Desa Sampalan Kelod, Kecamatan Dawan, Klungkung, ditemukan tak bernyawa di pesisir pantai Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.

Mayat pasutri itu tergeletak berdampingan di sebatang kayu yang tak jauh dari area Pusat Kesenian Bali (PKB). Diduga mereka bunuh diri dengan cara minum racun, karena keluar busa dari mulut jasad tersebut.

BACA JUGA :  Tumbuhkan Semangat Nasionalisme, Dandim 0815/Mojokerto Sambut Kunjungan Siswa-Siswi SMA Taruna Brawijaya

Kedua pasutri itu adalah Wayan Muliantara (41) dan Ni Nengah Mulianti (40). Kini jasad keduanya telah dievakuasi dan dititipkan di kamar jenazah RSUD Klungkung.

Kepala BPBD Klungkung I Putu Widiada, Sabtu (13/1) menerangkan, kedua korban merupakan suami istri, saat ditemukan dari mulutnya mengeluarkan buih dan kondisi mayat dalam keadaan kaku serta kulitnya mengelupas.

“Kedua korban sudah kita evakuasi ke RSUD Klungkung,” ucapnya.

Sementara itu Kapolsek AKP Komang Susiawan mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Inafis Polres Klungkung dan bersama ke TKP. Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia yang diduga bunuh diri.

BACA JUGA :  Soal Website, Seorang Perangkat Desa Tidak Tau Jika Website Telah Expired

“Di TKP kami menemukan dua gelas bekas minuman tertentu. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan dari mulut keluar busa,” katanya.

Tak jauh dari mayat pasutri itu, ditemukan satu unit sepeda motor terparkir yang dibawa korban. Karena di dalam kantong korban juga ditemukan surat surat kendaraan.

“Kami masih menyelidiki. Motif diduga karena terlilit hutang,” tambahnya. SN.