Kriminal

Mabuk, Lempar Kaca Mobil, Empat Remaja Diciduk

×

Mabuk, Lempar Kaca Mobil, Empat Remaja Diciduk

Sebarkan artikel ini
Empat pelaku pelemparan kaca mobil di Jembrana, diamankan Polsek Melaya

Jembrana,Sekilasmedia.com -Empat remaja diciduk polisi, setelah melakukan pelemparan batu ke kaca mobil di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (4/7) lalu.

Mereka adalah, Ivan Musaki (18) dan Ahmad Rizki (21) asal Desa/Kecamatan Melaya. Sajidan Makruf (18) asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, serta AYB (16) dari Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya.

Informasi didapat, keempat remaja yang melakukan pelemparan batu ke mobil diduga dalam keadaan mabuk usai menenggak minuman keras.

BACA JUGA :  Sempat Viral, Pencuri Kambing Di Mojosari Ahirnya Berhasil di Tangkap Polres Mojokerto

Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana, Sabtu (6/7) menerangkan, pelemparan kaca mobil ini terjadi pada pukul 03.22 Wita. Awalnya keempat pelaku berkumpul dan minum minuman keras. Selanjutnya melempar kaca mobil P 355 LE, yang melintas di Jalan Denpasar – Gilimanuk, dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

“Mobil itu membawa penumpang, karena lemparan itu kaca depan pecah dan lecet juga di bagian depan,” terangnya.

Anggota Polsek Melaya yang mendapat laporan langsung turun kelapangan melakukan pengejaran dan keempat pelaku berhasil ditangkap.

BACA JUGA :  Siswa Kurang Ajar Terhadap Gurunya , Datangi Kantor Polisi, Dimediasi

“Kami berencana melanjutkan ke proses hukum guna memberikan efek jera dan juga tidak mengulangi lagi. Nantinya akan dipanggil orang tuanya untuk pembinaan,” tandasnya.

Sementara penumpang mobil yang dilempar kacanya sudah diantar ke tujuan masing-masing.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban. Kepada orang tua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya, sehingga bisa mencegah perbuatan negatif seperti konsumsi minuman keras dan narkoba.

“Perilaku empat pelaku ini tidak dibenarkan, karena sangat merugikan, bahkan berbahaya misalnya kecelakaan,” tutupnya. SN.