Sumenep,Sekilasmedia.com – Pasca kasus pelecehan seksual yang dialami waria, Yus Rain, di gang sempit di kawasan perkotaan Sumenep, Madura, sontak isunya menjadi sorotan tajam sejumlah pihak.
Sebab, pengakuan demi pengakuan bermunculan terkait pengalaman serupa yang dialami perempuan, bukan hanya waria.
Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Sumenep, Nunung Fitriana, merasa prihatin atas maraknya perbuatan tidak senonoh di sejumlah titik di Sumenep.
“Yang jelas ini sangat membahayakan. Seakan ruang-ruang aman bagi kelompok yang rentan dilecehkan semakin susah di dapatkan,” ujar Nunung, Kamis (20/2).
Nunung mewanti-wanti agar setiap perempuan di Sumenep, berani melawan saat hendak dilecehkan.
Jika perlu, lanjutnya, pelaku harus direkam dan dijadikan bukti pelaporan kepada kepolisian setempat.
“Di dalam rumah maupun di luar tidak aman bagi golongan ini. Saya berharap sekecil apapun bentuk pelecehan tidak boleh dinormalisasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) Sumenep membangun infrastruktur yang tersedia untuk pencegahan kasus ini.
“Jika gang gang sempit ini menjadi tempat pelecehan, disamping begal payudara yg beberapa tahun lalu marak, harus ada pembenahan pengadaan infrastruktur seperti lampu , kamera CCTV untuk meminimalisir hal ini,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang Content Creator waria, Yus Rain, mengaku mendapat perlakuan tidak sopan oleh pria tak dikanal di Jl. Menari, Kepanjin, Kecamatan Kota, Sumenep, pada Rabu (12/2).
Kejadian yang dialaminya kemudian membuka kran pengakuan para wanita yang pernah mengalami hal serupa.
Secara umum, modus pelaku membuka celana dan memperlihatkan kemaluannya kepada perempuan yang menjadi targetnya.
Penulis : Rifan A
Editor : Kayla






