Daerah

Selama Ramadhan Laksanakan KBM Secara Riang Gembira, Taati SKB 3 Menteri dan Edaran Disdik Kota Kediri

×

Selama Ramadhan Laksanakan KBM Secara Riang Gembira, Taati SKB 3 Menteri dan Edaran Disdik Kota Kediri

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan. Kota Kediri H.Anang Kurniawan dihadapan para guru PAUD, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri menegaskan, bila selama Bulan Ramadhan agar menciptakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang riang gembira dan menjadikan semua anak didik menjadi lebih berkarakter.(foto: Saman Efendi)

Kediri,Sekilasmedia.com– Menghadapi Datangnya Bulan Ramadhan Tahun 2025 ini Dinas Pendidikan terus melakukan upaya sosialisasi aturan pembelajaran selama Puasa.

Kepala Dinas Pendidikan. Kota Kediri H.Anang Kurniawan dihadapan para guru PAUD, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri menegaskan, bila selama Bulan Ramadhan agar menciptakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang riang gembira dan menjadikan semua anak didik menjadi lebih berkarakter. Namun, seperti disampaikan sebelumnya kepada kepala sekolah tingkat SD dan SMP. Bahwa segala bentuk kegiatan tersebut tidak membebani para wali murid dan tidak mewajibkan membeli barang ajaran tertentu.

BACA JUGA :  Hebat! Tim Free Fire ESI Gresik Juara 2 East Java Esports Fest

“Semua kegiatan pembelajaran selama Bulan Ramadhan telah diatur menurut surat keputusan bersama tiga menteri. Kemudian telah ditindaklanjuti dikeluarkan surat edaran dari Dinas Pendidikan. Selama kegiatan berlangsung agar tidak membebani para orang tua terutama tugas siswa di rumah,” jelas Anang Kurniawan, Rabu (26/02) di Aula Kantor Disdik.

Lebih Lanjut Kadisdik Kota Kediri yang sangat ddekat dengan elemen masyarakat maupun ASN dilingkungan Pemerintah Kota Kediri menambahkan, bahwa semua siswa beragama Islam mendapatkan tugas bertema Ramadhan tapi juga harus memberikan kebebasan bagi siswa untuk mengerjakan tugas tersebut, bisa berupa tulisan, foto atau video.

BACA JUGA :  Kapten Caj M. Luthfi Anam: Para Pengunjung Wisata Pacet Harus Tervaksin Lengkap

“Bahwa semua kegiatan cukup diketahui orang tua dan tanpa mewajibkan membeli barang ajar tertentu, makanya dilarang membebani orang tua siswa. Biarkan anak-anak kita kreatif, semampunya dan belajar mandiri demi mewujudkan anak lebih berkarakter,” tegasnya.

Terkait sejumlah sekolah telah menyusun kegiatan retreat, pondok romadhon, pembagian takjil atau taraweh berjamaah. Kadisdik mempersilahkan namun dengan catatan tidak membebani para orang tua.

“Bagi siswa beragama selain Islam, untuk melaksanakan kegiatan rohani sesuai agama dan kepercayaan. Intinya, selama Ramadhan diisi dengan kegiatan positif dan menambah ilmu pengetahuan,” imbuhnya.

Penulis: Saman Efendy

Editor: kaylla