Peristiwa

Diduga Mengantuk, Sebuah Truk Terjun ke Sungai di Ngantang

×

Diduga Mengantuk, Sebuah Truk Terjun ke Sungai di Ngantang

Sebarkan artikel ini
Sebuah truk mengalami kecelakaan masuk aliran sungai setelah menabrak pembatas jalan (Foto : S Basuki)

Malang,Sekilasmedia.com- Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Ngantang, tepatnya di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Sebuah truk dengan nomor polisi P-9408-CD dilaporkan hilang kendali dan akhirnya masuk ke aliran sungai setelah menabrak pembatas jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Hendri Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa kecelakaan terjadi pada KM 28–29 ruas jalan Batu–Kediri, dan dikategorikan sebagai kecelakaan “Out of Control”.

BACA JUGA :  Pengesahan Warga PSHT Cabang Kabupaten Blitar Sukses, Polisi Bubarkan Sekelompok Orang dengan Pickup Berisi Nasi Bungkus

Truk naas tersebut dikemudikan oleh Hani Andriansyah (24), warga Dusun Maguan, Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga penyebab kecelakaan adalah faktor kelalaian pengemudi.

“Truk melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Saat memasuki jalan lurus yang berlanjut ke tikungan kanan, pengemudi diduga mengantuk dan kehilangan kendali. Akibatnya, kendaraan menabrak pembatas jalan dan terjun ke sungai,” jelas Ipda Hendri.

Akibat insiden tersebut, truk mengalami kerusakan cukup parah, sementara pengemudi mengalami cedera di bagian kepala dan lecet pada bahu. Korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara Hastabrata Kota Batu dan menjalani perawatan secara rawat jalan.

BACA JUGA :  OMBAK BESAR DI PANTAI DAMPAR DESA BADES PORAK -- PORANDAKAN 19 WARUNG DAN 30 PERAHU NELAYAN

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk. “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Istirahat sejenak jauh lebih baik daripada memaksakan perjalanan yang justru berujung celaka,” pungkas Ipda Hendri.

Penulis : S Basuki

Editor : Kayla