Daerah

Dinobatkan Sebagai Kota Inovasi Tertinggi, Walikota Mojokerto Berikan Penghargaan Bagi Pemenang

×

Dinobatkan Sebagai Kota Inovasi Tertinggi, Walikota Mojokerto Berikan Penghargaan Bagi Pemenang

Sebarkan artikel ini
Dinobatkan Sebagai Kota Inovasi Tertinggi, Walikota Mojokerto Berikan Penghargaan Bagi Pemenang.(foto: Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Penganugerahan Lomba Mojo Indah Tahun 2025 dan Evaluasi atas capaian Indexs Inovasi Daerah Tahun 2024 digelar di gedung Sabha Krida tama. Pemberian penganugrahan langsung diberikan Walikota Mojokerto Ita Puspita Sari yang akrab disapa Ning Ita, berlangsung di gedung Sabha Kridatama, pada Kamis ( 23/5/2025).

Seperti diketahui bahwa Indeks Inovasi Daerah (IID) adalah sebuah sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaporkan kepada menteri dalam Negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

Walikota Mojokerto Ning Ita menyampaikan bahwa dalam lomba Mojo Indah Tahun 2025 kali ini ada 2 kategori yang mendapatkan juara, untuk kategori pertama yaitu kategori perangkat daerah dan untuk kategori ke 2 yaitu kategori masyarakat, Masing- masing diambil juara 1,2 dan 3,” terangnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua yang dapat penghargaan, dan saya yakin dan percaya inovasi ini adalah wujud nyata untuk kota tercinta. Tentunya inovasi bapak ibu ada dampak positifnya dan juga ada nilai ibadah didalamnya,” ujar Ning Ita.

Para pemenang ini, merupakan sumbangsih untuk mewujudkan kota Mojokerto tercinta yang lebih baik. Meski kota Mojokerto tak punya sumberdaya alam, namun kota Mojokerto punya sumberdaya manusianya yang mumpuni.

BACA JUGA :  Tangis Histeris Orang Tua Korban, Insiden Siswa SMPN 7 kota Mojokerto Yang Terseret Arus di Jogja  

Untuk diketahui, para juara dari kategori masyarakat, juara 1 diraih oleh Dewi Mukaroh dengan inovasi MPI Almaja ( Media Pembelajaran Interaktif Aljabar Kenajapahitan).

Sedangkan Kategori Perangkat daerah Juara I diraih oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dengan inovasi Kencana Mojo ( Kegiatan Cegah Penyakit Tidak Menular, Non Stop Kota Mojokerto).

Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan, dalam waktu 5 tahun ke depan kita sudah memiliki RPJMD yang baru untuk menjadi kota yang maju berdaya saing sejahtera dan berkelanjutan, inovasi yang harus kita dorong untuk mewujudkan Asta Cita kota Mojokerto.

Terutama tentang pendidikan dan kesehatan, juga tata kelola pemerintahan yang inovatif, sehingga masyarakat dapat mendapatkan pelayanan publik yang baik dari pemerintah daerah.

Dengan lahirnya inovasi baru khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan tetap kita pertahankan. Setiap tahun kita lakukan kegiatan yang sama, harapannya agar masyarakat kota Mojokerto lebih semangat berinovasi.

Inovasi yang kita lahirkan akan kita laporkan pada pemerintah pusat, bahwa kota Mojokerto selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara khususnya kota Mojokerto,” tegas Ning Ita.

BACA JUGA :  Ketua MUI Gresik Kecam Ritual Pernikahan Manusia Dengan Kambing

Selain itu ada beberapa hal yang sudah kita laksanakan termasuk makan bergizi gratis untuk anak sekolah, selanjutnya untuk angka stunting saat ini angka kita sangat minim yakni tinggal 2 persen, soal angka kemiskinan sudah menjadi nol persen.

Terakhir saya memberikan apresiasi kepada bapak ibu semua untuk melahirkan inovasi dari tahun ke tahun semakin baik. Kami tegaskan bahwa ada 222 Inovasi yang ada dikota Mojokerto, sehingga kita Mojokerto masuk kategori kota tertinggi dalam berinovasi,” pungkas Ning Ita.

Sementara, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri kementerian dalam Negeri Dr. Yusharto Huntoyungo, Indexs Inovasi yang dicapai kota Mojokerto ini semoga jadi contoh oleh daerah lain, inovasi perlu adanya kebijakan pengukuran, penilaian dan pemberian penghargaan dan atau insentif inovasi daerah.

Inovasi daerah adalah sebuah pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah serta meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

Dan kriterianya diantaranya mengandung pembaharuan, memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat, tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan bagi masyarakat, semuanya merupakan kewenangan daerah sehingga dapat direplikasi,” jelasnya.

Inovasi juga masuk bagian dari program presiden Prabowo yakni program astacita, index inovasi global 2024 Indonesia masih mendapatkan skor 30,6,” tandasnya.(ADV/Com)