Gianyar,Sekilasmedia.com-
Proyek pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, di lahan eks Terminal Kebo Iwa, memasuki fase penting.
Tahapan awal dari pembangunannya telah dimulai yang ditandai peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Minggu (18/5).
Pada tahap pertama proyek ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp 100 miliar dan merupakan salah satu proyek prioritas dalam penataan tata ruang Kota Gianyar.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari 34 peserta tander yang mengikuti penawaran, PT Tunas Jaya Sanur terpilih sebagai pemenang dengan penawaran terendah Rp 91,7 miliar.
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menyampaikan, pembangunan Puspem ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menata tata ruang dan mengembangkan infrastruktur kota.
“Terkait dengan desain dan bentuk bangunan, akan disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR agar informasinya lebih komprehensif,” ujarnya.
Dengan adanya kantor kantor pemerintahan yang representative dan terpusat, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik secara signifikan.
“Pemkab Gianyar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan pemerintahan yang baik dan terpusat,” tandasnya.
Proyek ini tidak hanya menjadi tonggak baru dalam modernisasi birokrasi pemerintahan. Tapi diharapkan menjadi icon baru wajah kota Gianyar yang lebih tertata dan berdaya saing tinggi.
Selain itu keberadaan Puspem Gianyar ini juga sangat krusial karena selama ini banyak kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipenuhi gedung sewa atau gedung yang sudah tidak layak secara fisik dan fungsional.






