Purwakarta,Sekilasmedia.com – Aksi ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang digelar di Kabupaten Purwakarta pada Selasa, 20 Mei 2024, mendapat respons langsung dari jajaran Pemerintah Kabupaten. Sekretaris Daerah (Sekda) Norman Nugraha hadir menerima aspirasi para pengemudi, mewakili Bupati Purwakarta yang tengah meninjau lokasi longsor di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri perwakilan TNI-Polri serta sejumlah pejabat daerah, para pengemudi menyampaikan tiga tuntutan utama: pengawasan terhadap operasional platform ojol, pengendalian tarif, serta regulasi nasional yang mengatur profesi mereka.
Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah memfinalisasi Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai pengawasan dan pengendalian tarif ojol. Regulasi tersebut kini dalam tahap akhir pembahasan di Kementerian Dalam Negeri dan ditargetkan terbit dalam satu hingga dua minggu ke depan.
“Selain mendukung Pergub tersebut, Pemkab Purwakarta juga akan menyampaikan rekomendasi resmi kepada pemerintah pusat agar segera diterbitkan regulasi nasional yang lebih komprehensif untuk pengemudi ojol,” kata Norman.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan dan memastikan aspirasi para pengemudi tersalurkan ke tingkat yang lebih tinggi. Sekda juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati dan menjanjikan pertemuan langsung dengan para pengemudi dalam waktu dekat.






