Daerah

Jalan Utama Bali Jebol, Truk dan Bus Besar Diminta Lewat Pantura Buleleng

×

Jalan Utama Bali Jebol, Truk dan Bus Besar Diminta Lewat Pantura Buleleng

Sebarkan artikel ini
Balai Jalan Nasional mempercepat perbaikan jalan yang jebol di dekat Pasar Bajra, Tabanan. (foto sekilasmedia.com - Soni)

Tabanan,Sekilasmedia.com-Jebolnya jalan di kawasan Pasar Bajra, Kabupaten Tabanan, Bali, menyebabkan jalur utama Denpasar – Gilimanuk lumpuh total. Seluruh kendaraan baik roda dua, empat hingga truk dan bus besar kini jalurnya dialihkan.

Khusus kendaraan besar truk dan bus baik yang dari Gilimanuk ataupun Denpasar dialihkan mengambil jalur nasional ke arah Pantai Utara Buleleng, melalui pertigaan Cekik, Jembrana  jika dari arah Barat dan Baturiti, Mengwi, Badung, bila dari Timur.

Sedangkan untuk kendaraan kecil roda dua dan roda empat masih bisa melintas, namun setiba di lokasi akan melalui jalan alternatif.

BACA JUGA :  Jokowers Jakarta : Wacana People Power adalah Upaya Merongrong Pemerintahan Yang Sah dan Inkonstitusional

Jika pengendara datang dari arah timur akan dialihkan menuju Desa Berembeng ke selatan tembus di belakang Polsek Selemadeg lalu tembus di selatan Pasar Senggol Bajera. Sementara yang dari arah barat dialihkan masuk ke Banjar Saraswati, Desa Bajera.

Sebelumnya Jalan Nasional Denpasar Gilimanuk tepatnya di dekat Pasar Bajra, Desa Selemadeg ditutup total, pada Senin (7/7) sore. Penutupan itu dilakukan pasca jalan ambles yang dipicu oleh gorong gorong di bawah badan jalan jebol.

Lubang besar berkedalaman sekitar 6 meter menganga di tengah badan jalan, dan menyebabkan seluruh aktivitas kendaraan baik roda kecil dan roda besar dialihkan jalurnya.

BACA JUGA :  Program Utama Tahun 2022 Dispendik Gresik, Penanganan Sarpras Dan Peningkatan Kualitas Guru

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah III Provinsi Bali, I Nyoman Yasmara menegaskan, sejak Selasa (8/7) perbaikan jalan tersebut telah dilakukan. Perbaikan dilakukan dengan mengganti struktur lama pondasi pasangan batu dengan box culvert ukuran 2×2 meter.

“Bangunan lama sudah lama tergerus dan dimakan usia, apalagi saat kejadian itu hujan deras mengguyur, akhirnya pondasi gorong gorong jebol,” jelasnya.

Alat berat sudah bekerja, sementara box culvert sebagai material utama ditargetkan datang (hari ini). “Kami masih berhitung estimasi waktu, tapi target kami sebisa mungkin satu bulan selesai. Kalau bisa dipercepat, tentu akan kami percepat,” tandasnya.