Daerah

Lewat Reses, Warseno Dorong Pemerataan Pembangunan dan Transparansi Program Rutilahu

×

Lewat Reses, Warseno Dorong Pemerataan Pembangunan dan Transparansi Program Rutilahu

Sebarkan artikel ini
Warseno,SE. Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Dapil I Kecamatan Purwakarta (foto ; Ade Irma/sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com- Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Dapil I Kecamatan Purwakarta, Warseno, SE, menggelar kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2025 di kediaman pribadinya, Kelurahan Purwamekar, Senin malam (14/7/2025).

Kegiatan reses ini turut dihadiri jajaran pengurus partai dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Purwakarta, serta warga yang hadir dengan antusias. Warseno mengatakan, reses menjadi momentum penting bagi anggota legislatif untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung.

“Reses itu intinya turun ke masyarakat, mendengarkan langsung kebutuhan warga. Dari situ, program percepatan pembangunan bisa dirancang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

BACA JUGA :  Berantas Penyakit Masyarakat, Polsek Trowulan Polres Mojokerto Bongkar Tempat Judi Sabung Ayam

Warseno menjelaskan, pada masa sidang ketiga ini, DPRD Kabupaten Purwakarta mengangkat tema:
“Menyaring Aspirasi dalam Rangka Mewujudkan Visi Purwakarta Istimewa melalui Strategi ke-2, yaitu Membangun Infrastruktur dan Layanan Dasar yang Berkarakter dan Merata, Meningkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kebencanaan, serta Memperkuat Ketahanan Energi, Air, dan Pangan Berkelanjutan.”

Salah satu program yang disorot dalam reses tersebut adalah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Warseno menyampaikan bahwa pada tahun 2025, nilai bantuan Rutilahu meningkat dari Rp20 juta menjadi Rp40 juta per rumah. Namun, proses verifikasi dilakukan secara lebih ketat.

BACA JUGA :  Mega Proyek Jalan Empunala Disidak Dewan

“Bantuannya bukan berupa uang, tapi material bangunan. Dana dikelola oleh LPM kelurahan, dan hanya rumah yang benar-benar layak yang bisa dibantu, sesuai hasil verifikasi teknis dari dinas,” jelasnya.

Warseno juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, jajaran partai politik, DPRD, dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang merata—termasuk infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan pangan dan energi.