Daerah

Penutupan MPLS SMPN 4 Purwakarta Diisi Bakti Sosial dan Unjuk Ekspresi Siswa Baru

×

Penutupan MPLS SMPN 4 Purwakarta Diisi Bakti Sosial dan Unjuk Ekspresi Siswa Baru

Sebarkan artikel ini
Penutupan MPLS SMPN 4 Purwakarta (foto; Ade Irma/sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com- SMP Negeri 4 Purwakarta resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Jumat, (18/7/2025). Kegiatan berlangsung selama lima hari, sejak Senin hingga Jumat, dengan pendekatan ramah, edukatif, dan bermakna.

Setiap hari, peserta didik mengikuti kegiatan yang membentuk karakter, memperkuat budaya sekolah, serta mengenalkan lingkungan belajar. Hari pertama diisi apel pagi dan pengenalan sekolah bertema “Aku dan Sekolahku, Aku dan Sekitarku.” Hari kedua fokus pada nilai-nilai dasar pendidikan, seperti penguatan karakter, semangat belajar, dan kebiasaan positif.

Salah satu materi penting dalam MPLS adalah integrasi nilai-nilai yang bersumber dari delapan dimensi Profil Pelajar Pancasila dan program Lima Bunga Karakter. Nilai-nilai tersebut mencakup keimanan dan akhlak mulia, kemandirian, nalar kritis, kreativitas, gotong royong, kebinekaan global, cinta tanah air, serta pembiasaan hidup sehat. Seluruhnya dikuatkan melalui pendidikan karakter, pendekatan ramah anak, pembiasaan religius dan pendalaman kitab suci, pendidikan anti korupsi, dan budaya belajar berbasis alam yang dikenal dengan istilah Tatanén di Bale Atikan.

BACA JUGA :  Tanggap Bencana, Polisi di Ponorogo Berikan Bantuan Korban Tanah Longsor

Hari ketiga diisi dengan penggalian potensi, minat, bakat, serta strategi belajar efektif. Hari keempat membahas bahaya pergaulan negatif seperti judi online dan penyalahgunaan narkotika (NAPZA). Hari kelima ditutup dengan kegiatan Pagi Ceria berupa senam bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial dan demo ekstrakurikuler dari pukul 07.15 hingga 09.30 WIB.

Demo ekstrakurikuler menampilkan beragam potensi siswa dari berbagai bidang, seperti seni, Pramuka, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Palang Merah Remaja (PMR), olahraga, bela diri, hingga Rohani Islam (Rohis). Tujuannya memberikan gambaran kepada siswa baru agar dapat memilih kegiatan sesuai minat dan bakat, serta membentuk keterampilan sosial dan kepemimpinan sejak dini.

Menurut Dian Apianto, S.Pd., selaku Bagian Kesiswaan sekaligus Wakil Kepala Sekolah SMPN 4 Purwakarta, seluruh rangkaian MPLS Ramah disusun bukan hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.

Kami ingin peserta didik merasa dihargai sejak awal. MPLS bukan ajang seleksi atau penilaian, melainkan masa penyambutan yang menyenangkan dan membangun budaya positif. Dengan kegiatan seperti bakti sosial dan demo ekskul, siswa dikenalkan pada semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab, ujarnya.

BACA JUGA :  Pemkot Mojokerto dan Kemenparekraf Latih UMKM Kuasai Skill Advertising untuk Tingkatkan Daya Saing

Sebagai bagian dari penutupan, sekolah juga menggelar bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pembelajaran empati dan kontribusi sosial kepada lingkungan sejak awal masuk sekolah.

Acara resmi ditutup oleh Kepala SMPN 4 Purwakarta, Mohamad Nursodik, M.Pd. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik baru agar menatap masa depan dengan semangat dan percaya diri.

Teruskan cita-cita kalian. Ikuti jejak kakak-kakak kelas 8 dan 9 yang telah berprestasi, buat bangga orang tua dan sekolah kalian. Kami percaya, kalian adalah generasi hebat yang siap mengukir sejarah baru, tuturnya.

Dengan berakhirnya MPLS ini, peserta didik baru diharapkan siap menjalani masa belajar dengan semangat, disiplin, dan kesadaran penuh sebagai pelajar yang berkarakter, berprestasi, dan berprofil Pancasila.