Mojokerto, Sekilasmedia.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya memberantas peredaran rokok ilegal. Senin (11/8/2025), Bupati Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. memimpin langsung operasi gabungan bersama Kantor Bea Cukai Sidoarjo, Satpol PP Kabupaten Mojokerto, serta unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pasar Pandanarum, Kecamatan Pacet.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yang menekankan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran barang kena cukai ilegal. Operasi menyasar kios-kios yang dicurigai memperjualbelikan rokok tanpa pita cukai, sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat.
Bupati Mojokerto, yang akrab disapa Gus Barra, menyampaikan bahwa razia ini adalah bagian dari upaya kolektif melindungi masyarakat dan memastikan penerimaan negara dari cukai tetap optimal.
“Alhamdulillah, hasil penyisiran kami di Pasar Pandanarum tidak ditemukan rokok ilegal. Ini bukti bahwa kesadaran pedagang semakin baik,” ujar Gus Barra.
Ia menekankan, pendapatan dari cukai berperan penting membiayai pelayanan publik. Peredaran rokok ilegal, menurutnya, bukan hanya merugikan negara, tetapi juga memengaruhi kesejahteraan masyarakat.
“Kita semua harus jadi bagian dari pengawasan. Jangan sampai ada rokok tanpa pita cukai beredar di Mojokerto,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bea Cukai Sidoarjo, Rudy Hery Kurniawan, menuturkan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
“Selain penindakan, kami aktif melakukan sosialisasi di pasar-pasar. Pedagang harus menolak pasokan rokok ilegal,” jelas Rudy.
Sebagai bagian dari edukasi, petugas menempelkan stiker larangan berjualan rokok ilegal di kios-kios pasar. Harapannya, pesan ini tersampaikan secara langsung kepada penjual maupun pembeli.
Operasi gabungan ini juga dihadiri Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., Kajari Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana, Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Edy Taufik, perwakilan Polres Mojokerto Kota dan Polres Mojokerto, Camat Pacet Aprianto, serta jajaran Forkopimcam Pacet.
Dengan sinergi lintas sektor, Pemkab Mojokerto bersama Bea Cukai Sidoarjo menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat dan bebas dari rokok ilegal, demi keberlanjutan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Adv)












