Bondowoso,Sekilasmedia.com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso melakukan pengecekan langsung bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU Pertamina di wilayah Kabupaten Bondowoso, Senin (3/11/2025).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan keaslian Pertalite yang dijual kepada masyarakat benar-benar sesuai standar yang ditetapkan oleh Pertamina.
Kasat Reskrim Polres Bondowoso, IPTU Wawan Triono, yang baru resmi dilantik pada Rabu, 15 Oktober 2025, memimpin langsung kegiatan pengecekan tersebut.
Ia mengatakan, pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kualitas BBM bersubsidi agar masyarakat tidak dirugikan.
“Berdasarkan hasil pengecekan bersama petugas SPBU dan disaksikan rekan-rekan media, Pertalite yang diuji tidak mengandung campuran bahan lain. Densitas dan nilai RON-nya juga sesuai dengan ketentuan dari Pertamina,” ujar IPTU Wawan di sela kegiatan pemeriksaan di SPBU Pertamina Kecamatan Tenggarang.
Ia menegaskan, pengecekan dilakukan secara menyeluruh di SPBU Pertamina untuk memastikan bahan bakar yang disalurkan ke masyarakat sesuai standar mutu. “Baru kali ini kami lakukan pengecekan di lokasi ini.
Rencananya nanti kami akan berkoordinasi dengan tim untuk pemeriksaan lanjutan ke sejumlah SPBU lainnya,” katanya.
Menurut IPTU Wawan, kegiatan ini tidak hanya dilakukan sebagai respons terhadap isu di masyarakat, tetapi merupakan agenda rutin kepolisian dalam rangka pengawasan distribusi BBM bersubsidi.
“Kalau untuk aduan, kegiatan seperti ini memang rutin kami lakukan. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan Pertalite sekaligus melindungi masyarakat pengguna. Kami ingin memastikan Pertalite yang beredar memang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Pertamina,” tegasnya.
Selain fokus pada Pertalite, pihak kepolisian juga menyoroti persoalan distribusi solar bersubsidi yang akhir-akhir ini banyak dikeluhkan masyarakat. IPTU Wawan menegaskan, pengawasan terhadap kuota solar akan menjadi perhatian jajarannya.
“Kalau masalah solar, nanti kami akan koordinasi dengan kuota yang diberikan untuk masing-masing SPBU. Kami belum bisa memastikan apakah ada pengurangan kuota atau tidak sebelum data lengkap kami terima,” jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi di Bondowoso tetap transparan dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Sementara itu, mengenai penjualan BBM oleh pengecer, IPTU Wawan menyebut pihaknya akan menindaklanjuti apabila ada laporan masyarakat.
“Kalau ada pengaduan terkait pengecer, nanti bisa kami tindak lanjuti dan koordinasikan dengan tim,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap BBM bersubsidi merupakan bagian dari tanggung jawab Polres Bondowoso untuk melindungi kepentingan masyarakat dan memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan.
Dengan langkah pengawasan ini, Satreskrim Polres Bondowoso berharap masyarakat tidak khawatir terhadap kualitas Pertalite yang beredar di SPBU Pertamina. Kepolisian berkomitmen menjaga mutu, ketersediaan, serta kepercayaan publik terhadap penyaluran bahan bakar bersubsidi di wilayah Bondowoso.






