Bondowoso, sekilasmedia.com — Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran distribusi energi hingga ke pelosok daerah. Berbagai langkah proaktif dan mitigasi terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, termasuk dalam merespons kendala distribusi BBM di Kabupaten Bondowoso.
Sebagai upaya antisipasi, Pertamina Patra Niaga melaksanakan build up stock atau peningkatan persediaan BBM guna memastikan ketersediaan bahan bakar, khususnya jenis Pertamax, mencukupi kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi sekaligus mencegah potensi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU, terutama di wilayah dengan tingkat permintaan tinggi.
Pada Jumat (9/1), sejumlah warga Bondowoso mengeluhkan kesulitan memperoleh BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait kelancaran pasokan bahan bakar di daerah tersebut.
Menanggapi keluhan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir pihaknya melakukan penyesuaian distribusi Pertamax sesuai dengan ketersediaan stok.
“Sebagai upaya normalisasi, dalam dua hari ke depan akan dilaksanakan build up stock untuk mencukupi kebutuhan Pertamax di Bondowoso,” ujar Ahad dalam keterangan resminya, Sabtu (10/1).
Selain peningkatan stok, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan langkah alternatif berupa alih suplai dari Terminal BBM Surabaya sambil menunggu tambahan pasokan dari kapal.
Kapal tersebut dijadwalkan sandar pada 13 Januari dengan membawa muatan sebanyak 2.000 kiloliter (KL) Pertamax untuk disalurkan melalui supply point Bondowoso, yakni Terminal BBM Tanjungwangi.
Ahad menambahkan, prioritas pengiriman akan difokuskan ke SPBU yang dilaporkan mengalami kendala stok, disertai dengan peningkatan intensitas pengiriman agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
“Terminal BBM beroperasi 24 jam untuk menjamin pasokan BBM di Bondowoso dan sekitarnya tetap aman,” jelasnya.
Sebagai bagian dari langkah mitigasi, Pertamina Patra Niaga juga memberlakukan prioritas pengisian kepada konsumen kendaraan serta melakukan pembatasan pengisian bagi konsumen non-kendaraan.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan BBM, termasuk praktik pelangsiran, sekaligus menjaga distribusi agar lebih tepat sasaran.
Di akhir keterangannya, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan, sehingga distribusi dapat berjalan merata dan tetap kondusif di seluruh wilayah Bondowoso.





