Mojokerto,Sekilasmedia.com-Menjelang waktu ashar, ruas jalan di Dusun Mejero, Kecamatan Mojoanyar, mendadak berubah menjadi bazar yang meriah. Bazar Takjil Mejero, yang telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya, kembali hadir sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah desa dan Karang Taruna setempat.
Farid, selaku anggota Karang Taruna, menjelaskan bahwa bazar ini dibuka setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka. Lokasi sepanjang kurang lebih 2 km ini dipilih karena posisinya yang sangat strategis sebagai jalur perlintasan utama.
“Jalan ini adalah akses utama yaitu jika ke selatan arah Pasar Sawahan, ke timur menuju Mojosari, dan ke barat arah Kota Mojokerto. Jadi, banyak warga sekitar maupun orang luar yang mampir saat pulang kerja,” ungkap Farid.
Antusiasme pedagang juga sangat tinggi. Menariknya, penjual di sini tidak hanya berasal dari warga lokal Mejero, tetapi juga dari luar kecamatan. Setiap pedagang hanya dikenakan tarif lapak sebesar Rp5.000. Untuk kenyamanan pengunjung, Karang Taruna mengelola parkir dengan tarif Rp 1.000 untuk motor dan gratis bagi sepeda pancal. Dalam sehari, pendapatan dari parkir saja bisa mencapai Rp 100.000 hingga Rp 200.000.
Keberadaan bazar ini membawa berkah bagi para pedagang kecil. Salah satunya Tirza, penjual sup buah, yang mengaku dagangannya selalu ludes dalam waktu singkat. “Berjualan di sini sangat menguntungkan, dalam waktu satu jam dagangan saya sudah habis terjual. Cukup dengan Rp 5.000, pembeli sudah bisa mendapatkan satu porsi sup buah lengkap,” ujarnya. Tirza merasa sangat beruntung karena adanya kegiatan ini mampu meningkatkan penghasilannya secara signifikan.






