Malang,Sekilasmedia.com-Tradisi halal bihalal umumnya identik dengan saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan dalam suasana hangat. Namun, suasana berbeda justru tersaji dalam kegiatan Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Divisi 2 Infanteri Kostrad di Singosari. Kamis (9/4/2026).
Tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini dikemas lebih dinamis dengan menghadirkan pengalaman langsung bagi insan pers. Para wartawan yang tergabung dalam Pokja Media Divif 2 Kostrad diajak merasakan sensasi latihan terjun bebas melalui fasilitas wind tunnel—simulator atau skydiving yang biasa digunakan prajurit untuk melatih teknik sebelum melakukan penerjunan dari pesawat.
Perwira Penerangan Divif 2 Kostrad, Lettu Inf Mulyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dan media.
“Kami mengucapkan selamat Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh insan media. Terima kasih atas peran serta media yang selama ini telah memberitakan berbagai kegiatan kami. Semoga sinergi ini terus terjalin dan semakin kuat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para wartawan mendapatkan pendampingan langsung dari Pelda Surya Darma, instruktur sekaligus atlet terjun payung berprestasi tingkat nasional hingga internasional. Dengan arahan teknis yang detail, peserta diperkenalkan pada teknik dasar melayang di dalam lorong angin agar dapat merasakan simulasi terjun bebas secara aman.
Suasana keakraban pun semakin terasa ketika para wartawan antusias mencoba langsung wahana tersebut. Selain menjadi pengalaman baru, kegiatan ini juga memberi pemahaman lebih mendalam mengenai latihan yang dijalani prajurit.
Perwakilan wartawan Pokja Divif 2 Kostrad, Buang Supeno, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, pendekatan seperti ini mampu memperkuat hubungan emosional sekaligus profesional antara media dan militer.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena wartawan tidak hanya meliput, tetapi juga merasakan langsung pengalaman yang dijalani prajurit. Ke depan, kami berharap dapat terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan, termasuk latihan lapangan,” ungkapnya.
Kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang interaksi yang membangun pemahaman bersama. Wartawan memperoleh pengalaman baru yang memperkaya sudut pandang pemberitaan, sementara prajurit dapat melihat secara langsung antusiasme dan keterlibatan insan pers.
Melalui konsep yang lebih interaktif ini, Divif 2 Kostrad menunjukkan bahwa silaturahmi dapat dikemas secara inovatif tanpa mengurangi makna utama. Kebersamaan yang terjalin pun diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI dan media dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.