Daerah

Dermaga II Gilimanuk Diperbaiki, Sore Sampai Malam Antrean Kendaraan Mengular

×

Dermaga II Gilimanuk Diperbaiki, Sore Sampai Malam Antrean Kendaraan Mengular

Sebarkan artikel ini
Proyek revitalisasi Dermaga II Gilimanuk yang dikerjakan sejak Agustus 2026 (sekilasmedia.com/soni)

Jembrana,Sekilasmedia.com-Proyek revitalisasi Dermaga Moveable Bridge (MB) II Pelabuhan Gilimanuk, dari 30 ton menjadi 50 ton, berdampak pada kelancaran arus lalu lintas kendaraan yang hendak menyebrang ke luar Bali.

Dengan satu dermaga tidak beroperasi selama proses pengerjaan, antrean kendaraan terus terjadi. Bahkan pada Rabu (16/9/2026) sore ekor antrean kendaran terpantau mengular hingga jembatan timbang Cekik atau sekitar 3 – 4 kilometer.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa menjelaskan, lonjakan kendaraan biasanya mulai terjadi pada sore hingga malam hari dan baru bisa terurai pada pagi harinya. Antrean kendaraan didominasi oleh kendaraan truk truk besar atau logistik.

BACA JUGA :  Ketua Umum IPHI Rahmad Santoso Soroti Dasar Hukum Pengembalian Merek yang Sudah Dihapus

“Dari sore sampai malam pasti panjang antreannya. Pagi harinya sudah terurai,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pemicu utama penumpukan kendaraan ini adalah proyek revitalisasi Dermaga MB II untuk peningkatan kapasitas pelabuhan.

Corporate Secreatary ASDP, Windy Andale mengatakan, selama pengerjaan berlangsung ASDP bersama regulator dan kepolisian telah menerapkan skema operasional terpadu guna memecah penumpukan kendaraan di jalan akses pelabuhan.

Saat ini ASDP tengah menyiapkan langkah untuk meningkatkan pelayanan sekaligus memperkuat kesiapan lintasan menghadapi mobilitas masyarakat dan kendaraan logistik terutama pada periode Nataru 2026-2027.

“Kami lakukan bukan hanya mengurai antrean ketika terjadi kepadatan, tapi juga menyiapkan solusi agar lintasan memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang baik dalam menghadapi pertumbuhan permintaan ke depan,” katanya.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Trenggalek Kritisi Kegiatan di APBD - P 2020

Untuk jangka pendek ASDP menyiapkan langkah stabilisasi melalui pengendalian arus dan penguatan kapasitas di lintasan Ketapang – Gilimanuk. Sementara dalam jangka menengah dan panjang, penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas dermaga, pengembangan buffer area, akses pendukung, serta penambahan armada operasional kapal perbantuan.

ASDP menargetkan peningkatan kapasitas Dermaga II Gilimanuk dan Dermaga V Ketapang dari dermaga ponton menjadi dermaga MB rampung dan dapat dioperasikan selambatnya pada periode Angkutan Lebaran 2027.

“Dengan berbagai langkah kami berupaya memperkuat lintas Ketapang – Gilimanuk sebagai salah satu jalur konektivitas Jawa – Bali, sekaligus memperkuat kesiapan layanan dalam menghadapi mobilitas masyarakat dan logistik,” tandasnya.

Penulis: SoniEditor: Erik