Daerah

Gus Fawait Hadiri PKDI Cup II 2026, Bupati Bangkalan Lempar Sinyal Politik

×

Gus Fawait Hadiri PKDI Cup II 2026, Bupati Bangkalan Lempar Sinyal Politik

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Muhammad fawait saat menghadiri PKDI Cup II di Bangkalan. (Foto pemkab jember)

 

Jember ,sekilasmedia.com- Kehadiran Bupati Jember, Gus Fawait, mencuri perhatian dalam pembukaan turnamen nasional PKDI Cup II 2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (13/9/2026).

Ribuan kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri pembukaan ajang tahunan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) tersebut.

Para peserta datang dari sejumlah wilayah, mulai Jawa Timur, Kalimantan, hingga kawasan Indonesia timur.

Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga mempertemukan para kepala desa dalam suasana silaturahmi dan mempererat persaudaraan.

BACA JUGA :  Lewat Profiling, Mas Dhito Petakan Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan kebanggaannya karena daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi berskala nasional tersebut.

Menurut Lukman, kehadiran kepala desa dari berbagai penjuru Nusantara menunjukkan kuatnya hubungan persaudaraan tanpa batas wilayah.

“Kehadiran Bapak dan Ibu dari seluruh penjuru Nusantara adalah kehormatan besar bagi Bangkalan. Ini bentuk nyata bahwa persaudaraan kita melintasi batas geografis,” ujar Lukman.

Sorotan kemudian mengarah pada kehadiran Gus Fawait yang datang memberikan dukungan langsung kepada tim dalam turnamen tersebut.

BACA JUGA :  Juara Umum! Pagar Nusa Sidoarjo Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Wilayah Jawa Timur 2023

Lukman bahkan melontarkan celetukan yang memunculkan tafsir politik mengenai sinergi kepemimpinan dan masa depan pembangunan Jawa Timur.

“Ini pemanasan ya, Gus,” celetuk Lukman, disambut riuh para tamu undangan.

Lukman menilai kehadiran Gus Fawait menjadi bentuk kepedulian terhadap timnya sekaligus contoh dukungan antarpemimpin daerah. Sejumlah kepala desa juga menyambut positif sosok Gus Fawait yang dinilai dekat dengan masyarakat dan pedesaan.