Hukum

DEMI DAPATKAN BUAH HATI PEREMPUAN GURU HONORER JADI PENGAWAI GADUNGAN

×

DEMI DAPATKAN BUAH HATI PEREMPUAN GURU HONORER JADI PENGAWAI GADUNGAN

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG,SekilasMedia.com – Demi tercapainya suatu tujuan, seprti halnya si Abdul Salam, pemuda asal Desa Sukosari, Kec.Kunir ini telah nekad Berpenampilan dan mengaku bahwa dirinya adalah seorang pegawai PT KAI DOAP IX Jember,(10/12/2018).

Pasalnya si Abdul Salam yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai guru honorer di salah satu sekolah suwasta itu nekat melakukan aksi tersebut karena mempunyai tujuan untuk memikat hati dari
GAdis yang dicintainya,tanpa disadari olehnya bahwa perbuatan yang dilakukan telah melanggar Hukum.

Pengungkapan kasus dugaan pegawai PT KAI gadungan ini berawal dari laporan Cahyo Widiantoro, salah satu Asisten manager Hukum Daop IX Jember, yang merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku saat tidak sengaja bersama dalam satu kereta di Stasiun Jatiroto.

“Saat bertemu di stasiun Jatiroto, pelapor semakin curiga dengan pengakuan terlapor yang mengaku bertugas di Stasiun Tanggul, yang juga masuk dalam wilayah Daop IX. Padahal, pelapor sangat hafal betul satu-persatu karyawan maupun pegawai PT KAI khusunya yang bertugas di Daop IX,” imbuh Arsal.

BACA JUGA :  Warga Net Minta, Penghina Hindu Dalam Vedio Ditangkap

Sesampainya di stasiun Klakah, terlapor yang mengenakan pakaian dan atribut lengkap layaknya Pegawai PT KAI. Pelaku juga sempat menyapa pegawai stasiun Klakah lainya seolah saling mengenal.

Untuk menjawab kecurigaanya, akhirnya terlapor di amankan di kantor stasiun Klakah untuk di mintai keterangnya. Awalnya, terlapor bersikukuh mengaku sebagai pegawai PT K A I namun pada akhirnya tak berkutik lagi setelah ” yang bersangkutan tidak termasuk dalam jajaran pegawai PT KAI Daop IX.

“Karena ada indikasi terlapor merupakan Pegawai Gadungan, maka saya perintahkan Kanit Reskrim Polsek Klakah melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.” Kata Arsal.

BACA JUGA :  Dinilai Rugikan Nasabah Hingga Milyaran Rupiah, KSU Mitra Perkasa Disomasi Pengacara

Saat di lakukan pemeriksaan dan penggeledahan tas milik terlapor, penyidik Sat Reskrim Polres Lumajang menemukan sejumlah atribut dan perlengkapan, berupa dasi dan jepitan berlogo PT KAI, sejumlah ID Card PT KAI, Topi merah berlogo PT KAI, topi hitam bertuliskan nama terlapor serta peluit bambu dan telepon genggam.

“Pokonya, selain seragam kita juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa atribut yang berlogo atau ada kaitannya dengan PT KAI, dugaan sementara semua atribut tersebut palsu”, Kata Kasat Reskrim AKP Hasran.

Lanjut dia, terlapor mengaku mendapatkan semua atribut dan seragam tersebut secara on line. Awalnya dia mengaku hanya untuk kebutuhan foto selfie aja. ” Pengakuan itu saat mengenakan seragam dan atribut tersebut,” pungkas pria berambut rapi itu.(Shelor)