Peristiwa

Banjir Tukad Biluk Poh, Sapu Rumah Warga 

×

Banjir Tukad Biluk Poh, Sapu Rumah Warga 

Sebarkan artikel ini

Jembrana Bali,Sekilaamedia.com-
Bencana banjir yang melanda Tukad Biluk Poh, di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (22/12) malam, mengakibatkan jalan utama Denpasar-Gilimanuk lumpuh. Banjir juga membuat puluhan rumah warga di sekitar Tukad Bilok Poh, tersapu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

” Ini yang paling parah selama saya tinggal disini. Air meluap sampai diatas jembatan dan merendam rumah-rumah, ” terang Suwena warga setempat.

Dari informasi, sekurangnya ada 34 rumah warga yang tersapu oleh air luapan sungai dan juga belasan ternak milik warga hanyut. Kini puluhan warga yang tinggal di pinggir jembatan telah dievakuasi BPBD Jembrana.

BACA JUGA :  Buntut 9 Pengurus PUK di PHK, Karyawan Teh Botol Sosro Sudah 7 Hari Mogok Kerja.

Bahkan hingga Minggu (23/12) pagi, jalur Denpasar-Gilimanuk baik yang dari arah Gilimanuk maupun Denpasar masih lumpuh. Kendaraan barang yang sudah terlanjur melintas terpaksa parkir, mengular di sepanjang jalan hingga kota Negara.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila AP, mengatakan, luapan banjir diakibatkan karena ada kayu berukuran besar menghadang di jembatan. Begitu juga dengan banyaknya sampah-sampah dan lumpur sedimentasi ikut menyumpal jembatan.

Ditambah lagi pada Sabtu malam terjadi air laut pasang, sehingga air meluap hingga keluar dari jalur sungai. Dan di atas jembatan masih melintang kayu berukuran besar dan panjang yang diduga dari hutan.

BACA JUGA :  Geger, Ditemukan Mayat Pakai Sarung Depan Ponpes di Mojokerto

Hingga pagi kemarin petugas masih melakukan pembersihan jembatan yang mampet karena pohon yang tersapu banjir. Sementara sejumlah warga masih membersihkan rumah mereka yang kebanjiran. Dimana puluhan rumah yang posisinya lebih rendah dari jalan raya sempat tenggelam. Begitu juga dengan sejumlah kendaraan mobil dan truk milik warga yang di parkir di rumah, juga ikut tersapu banjir.

” Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, ada beberapa warga yang mengalami luka ringan, tapi sudah mendapatkan penanganan medis, mungkin kerena terkena pecahan kaca jendela saat tersapu banjir, ” tandas Eko Susilo.(son)