
Jembrana,Sekilasmedia.com
Identitas jenazah perempuan yang ditemukan telungkup dalam got di pinggir Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, kawasan hutan Klatakan, Desa Sumbersari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya diketahui.
Korban merupakan pegawai Bank bernama I Gusti Agung Ngurah Agung Lestari (42) asal Banjar Tengah, Desa Buduk, Kecamatan Badung. Hal itu terungkap dari hasil identifikasi kerabatnya (kakak) I Gusti Gede Agung Murti (50) yang melaporkan almarhum hilang sejak Minggu (21/8) sore.
Menurut pengakuan kakaknya almarhum pergi dari rumah mengendarai mobil Honda Brio warna hitam DK 1792 FAL. Namun saat ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam got. Baik mobil maupun sejumlah barang, seperti dompet dan handpone juga hlang lenyap.
Untuk memastikan jika almarhum merupakan korban kejahatan atau tidak, pihak keluarga meminta jasad korban dibawa ke RSUP Prof Ngoerah (Sanglah) untuk di outopsi.
Informasi dari salah satu dokter Puskesmas Melaya menyatakan, pada tubuh mayat perempuan dengan ciri rambut hitam sebahu itu ditemukan mengalami cukup banyak luka. Di antaranya luka lebam di kepala, lengan kiri, tungkai bawah kiri, dada kanan kiri, di perut kanan, paha kiri sisi dalam, paha kanan sisi luar, betis kiri dalam, betis kanan luar, di pantat kanan dan kiri.
Kemudian ada luka memar di mata kiri, lubang telinga dan hidung keluar darah, sejumlah luka lecet dan robek pada jempol kaki kanan sisi dalam, jempol kaki kiri, jari, disertai patah tulang pada telunjuk kaki kiri, ditemukan tanda keluar cairan kuning dari alat kelamin dan feses pada dubur.
Terkait temuan itu Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP M Reza Pranata, Rabu (24/8) mengatakan, kasus kematian korban tersebut masih diselidiki. Untuk sementara yang bisa disampaikan bahwa mayat itu telah dikenali dan sudah dilakukan otopsi di RSUP Prof Ngoerah Denpasar.
“Kami masih melakukan upaya penyelidikan. Kalau sudah jelas apa penyebab kematiannya, nanti akan kita sampaikan,” kata AKP Reza.
Sebelumnya mayat pegawai Bank itu ditemukan oleh pasangan suami istri Usman (60) dan Hikmah (55) asal Banjar Pangkung Dedari, Desa/Kecamatan Melaya. Mulanya pasutri ini pada Selasa kemarin (23/8) pukul 08.30 Wita, melintas dengan mengendarai sepeda motor hendak mencari rumput untuk pakan ternak sapi di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Setiba di kawasan Hutan Klatakan, tiba-tiba ban motor belakangnya bocor. Lalu menepi di pinggir jalan untuk mengecek kondisi ban. Saat suaminya memeriksa ban motor, saksi Hikmah melihat sesosok mayat berada di dalam got dengan posisi tengkurap. Mulanya, dia mengira mayat itu adalah boneka.
Selanjutnya Hikmah memberitahukan suaminya untuk mengecek benda tersebut. Setelah didekati benda itu adalah manusia. Dia sempat menduga orang tersebut dalam kondisi mabuk. Namun, setelah dicek dengan seksama, ternyata orang itu sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Usman lantas memberitahu pada pemotor lainnya yang melintas. Salah satu pemotor tersebut langsung mendokumentasikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Melaya. SN.






