Daerah

Isu Politik Uang, Warnai Pemilihan Kepala Desa

×

Isu Politik Uang, Warnai Pemilihan Kepala Desa

Sebarkan artikel ini

Badung Bali,Sekilasmedia.com-
Pemilihan perbekel (Kepala Desa) yang digelar serentak di tiga Desa, di Kabupaten Badung, pada Minggu (23/12) kemarin, diwarnai adanya isu politik uang. Tiga desa tersebut, Desa Baha, Desa Sobangan dan Desa Munggu, Kecamatan Mengwi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Badung, Putu Gede Sridana, senin (24/12) mengatakan, terkait beredarnya isu politik uang di Desa Sobangan, pihaknya telah mengklarifikasi, namun tidak ditemukan bukti.

” Ada dugaan seperti itu, namun sudah diklarifikasi dan itu tidak benar. Semua sudah selesai dan malah tidak sampai kepanitiaan info tersebut, ” jelas Sridana.

Dan saat ini pihak fokus dalam proses selanjutnya setelah pemilihan perbekel. Nanti pada tanggal 28 Desember akan digelar kegiatan gladi dan pada tanggal 29 sudah dilakukan pelantikan.

” Proses Pilkel di Badung secara umum berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Kami di Dinas siap melakukan proses selanjutnya denganĀ  menggelar pelantikan pada tanggal 29 Desember 2018 nanti, ” imbuhnya.

BACA JUGA :  Hari Bhayangkara 72, Sejumlah 28 Penderita Katarak Ikuti Pengobatan Secara Gratis

Sementara, Unit Reskrim Polsek Mengwi, saat ini telah turun tangan untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Seperti diungkapkan Kanit Reskrim Iptu, I Wayan Sujana, dimana pihaknya telah turun ke Desa Sobangan, guna menindaklanjuti laporan warga tentang dugaan politik uang yang dilakukan salah satu calon perbekel.

” Kami telah kumpulkan informasi dan memeriksa calon yang dilaporkan. Namun tidak ada bukti dan indikasi (politik uang) yang kami temukan. Pemilihan berjalan lancar hingga selesai, ” akunya.

Sebelumnya, satu calon perbekel yang bertarung sempat diisukan telah diamankan ke polsek, namun Sujana membantahnya. Menurutnya, tidak ditemukan bukti atau keterangan saksi yang memberatkan salah satu calon melakukan politik uang atau menyuap masyarakat.

” Kami selalu awasi. Jika terbukti maka kami akan tindak. Hingga kini belum kami temukan indikasi seperti itu, ” tegasnya.

BACA JUGA :  APDESI Muba Temui Bupati Toha Bahas Kesejahteraan hingga Infrastruktur Desa

Dari pemilihan ketiga perbekel tersebut, calon-calon yang dijagokan oleh PDI Perjuangan unggul di tiga Desa. Seperti di Desa Sobangan, dimana calon yang unggul adalah I Ketut Tirtayasa, yang juga Ketua Ranting PDI Perjuangan, dengan memperoleh suara 1.990. Dia mengalahkan lawan saingnya, I Putu Edy Saputra yang hanya memeroleh 643 suara.

Untuk di Desa Baha calon PDI Perjuangan meraup suara yang cukup tinggi. Bahkan dari lima calon yang bertarung, I Wayan Rusih yang selaku Bendahara PAC PDI Perjuangan Kecamatan Mengwi. Rusih meraup suara paling tinggi yakni 1.424 suara mengalahkan empat pesaingnya. Rusni unggul di enam banjar dariĀ  tujuh banjar yang ada di Desa Baha.

Sedangkan untuk di Desa Munggu, calon PDI Perjuangan juga unggul dari lima calon perbekel yang dipilih. Dia adalah Ketut Darta yang merupakan Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Munggu. Darta memeroleh suara paling banyak yakni 1.413 suara menyisihkan empat pesaingnya.(son)