
TULUNGAGUNG Sekilasmedia. Com – Dinkes Tulungagung sebagai upaya menyukseskan untuk program pemerintah dan melengkapi syarat akan di mulainya pembelajaran tatap muka (PTM), memberikan suntikan vaksinasi covid-19 pada siswa SMKN1 pada hari Jum at (3/9/2021)
Kepala sekolah SMKN 1 Tulungagung, Mohari, menyampaikan, ada 592 siswa khususnya kelas 12 yang mendapatkan suntikan vaksin covid-19 dosis 1. yang di berikan oleh Dinkes melalui Nakes dari Puskesmas Simo. di Aula SMKN 1 Tulungagung, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.( 04/9/21)
Dalam kegiatan ini di hadiri Kabid P2P Didik eka, Kasi SMK Sunaryo, dan juga panitia persiapan lainnya.
“Kegiatan ini untuk mendukung program Pemerintah dalam mengatasi pandemi, sehingga nanti PTM di SMK ini akan segera kita laksanakan dengan baik, dan nanti akan berdampak pada kwalitas SDM, kususnya anak-anak agar memiliki kompetensi di bidang pertanian”, terang Mohari.
Mohari menghimbau untuk siswa yang telah di vaksin agar selalu menjaga kesehatan dan mematuhi prokes.
“Usai di vaksin di harapkan anak-anak selalu menjaga kesehatan yang nantinya untuk mempersiapkan diri kalau ada vaksinasi tahap 2. sehingga nanti memiliki ketahanan tubuh untuk mengatasi covid-19″.tuturnya.
Selanjutnya, Kasi SMK, Sunaryo, saat di konfirmasi kabiro tulungagung sekilasmedia. Com di luar Aula, mengatakan, ” Hal itu guna menanggulangi pandemi covid-19 kita harus bersinergi dan saya sangat mengapresiasi kepada Dinkes, setelah tahap ini mudah-mudahan nanti ada tindak lanjutnya untuk kelas 11 dan kelas 10 dan seterusnya”, lebih lanjut. .
Sunaryo mengungkapkan mudah mudahan dengan tuntutan masyarakat yang disampaikan dari dinas propinsi di laksanakannya PTM terbatas, telah di lakukan berbagai upaya untuk pencegahan serangan virus covid-19. diantaranya memberikan vaksinasi pada tenaga pendidik (Tendik) kemudian saat ini yang di berikan vaksinasi oleh siswa siswi di wilayah Tulungagung.
Dengan memenuhi syarat untuk PTM terbatas, dan telah di asese oleh Satgas covid-19 tentang kesiapannya, juga kondisi saat ini PPKM level 3, maka sesuai Inmendagri 38 tahun 2021 boleh pembelajaran dengan sistim Luring 50 persen bertahap.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Kabid P2P, Didik eka, menyampaikan terkait jenis vaksin yang diberikan untuk siswa usia18 tahun kebawah, hanya merk sinovac yang di perbolehkan.
Terkait persiapan Dari Dinkes tulungagung untuk pemberian vaksinasi siswa, Didik mengatakan ” Jadi begini, atas petunjuk dari Gubernur melalui Kadin pendidikan provinsi Jatim, ada istilah Pilot project, pada saat itu kita mendapat 1000 dosis yang diberikan untuk 2 sekolah, kemudian datang lagi1500 dosis diberikan untuk SMK yang kita prioritaskan, dan kemudian saat ini di laksanakan secara serentak sebagai tindak lanjut daripada Pilot project yang di amanahkan oleh Gubernur kepada Dinas pendidikan provinsi Jatim”. pungkasnya.” (Mis)





