Daerah

Belajar Bersama untuk Membangun Desa

×

Belajar Bersama untuk Membangun Desa

Sebarkan artikel ini
Saat relawan mambo belajar menanam padi
Saat relawan mambo belajar menanam padi

Surabaya, Sekilasmedia.com – Desa memiliki hak mengatur dirinya sendiri. Jadi, desa jgn ragu2 dan takut. Ada kesulitan, bisa bertanya ke pendamping. Kalau tidak bisa, bisa tanya ke pegiat desa lain. Kalau bisa buat forum2 sinau desa akan lebih baik krn bisa jadi forum belajar sama-sama dari nol tanpa malu dan takut. Sabtu (09/03/2019)

Membuat bumdes jangan krn latah mengikuti contoh – contoh di daerah lain, Sesuaikan potensi desa. Idealnya, membuat bumdes tdk hanya berorientasi keuntungan (ekonomi) saja. Parameter profit untuk bisnis plan memang harus.

BACA JUGA :  DLHK diminta Kembangkan Sikoling Menjadi Pengolah Limbah

Tapi itu bukan satu – satunya pertimbangan. Krn kalau hanya orientasi profit semata, maka jatuhnya akan jadi kapitalistik. Dan itu bertentangan dengan nilai2 UU desa yg lebih berorientasi pemberdayaan masyarakat.

Desa jangan terus diribetkan dengan aturan dan ketentuan hukum yg bongkar pasang dan kadang bertentangan. Egosektoral kementerian hrs terus dipupus.

BACA JUGA :  Refleksi Pers 2025 PWI & DKP Sumut, PWI akan Tingkatkan Kualitas dan Pemahaman KEJ

Demi cita – cita membangun desa, Pembangunan desa pun bukan semata membangun infrastruktur. Di sana ada Pemberdayaan, Penguatan kapasitas lembaga, dll. Tumbuhkan orang2 yg peduli desa. Dengan terus membangun komunitas belajar desa.

membuat perencanaan yang logis dan bekerja sama dengan organisasi lain untuk membangun desa. Ini selaras dengan apa yang sedang diperjuangkan bahwa pembangunan seharusnya dipimpin oleh komunitas pedesaan, oleh masyarakat pedesaan itu sendiri. ( Eko ).