Daerah

Pengembangan Jaringan Distribusi Dan Sambungan Rumah Desa Made Kecamatan Kudu (DAK)

×

Pengembangan Jaringan Distribusi Dan Sambungan Rumah Desa Made Kecamatan Kudu (DAK)

Sebarkan artikel ini

Jombang, Sekilasmedia.com – Salah satu permasalahan yang ada saat ini dan sangat krusial adalah kebutuhan air bersih pada wilayah-wilayah tertentu, yang rawan air ketika musim kemarau tiba. Sebagaimana kita ketahui kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar minimum yang harus disediakan oleh pemerintah. Di wilayah Kabupaten Jombang terdapat banyak lokasi yang merupakan kategori wilayah rawan air bersih, salah satunya Desa Made Kecamatan Kudu.

Dalam menyikapi permasalahan tersebut Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang melakukan Kegiatan Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Desa Made Kecamatan Kudu.

BACA JUGA :  PSHT Cabang Kabupaten Blitar Serahkan Legalitas ke Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kabupaten Blitar / Kota Blitar

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang, Heru Widjajanto, menerangkan bahwa di wilayah Jombang banyak lokasi yang masuk kategori wilayah rawan air bersih, salah satunya di Desa Made Kecamatan Kudu.

“Sasaran dari pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah ini adalah terbangunnya sarana dan prasarana air minum / air bersih yang dapat memenuhi kebutuhan pelayanan dengan jaringan pipa sehingga dapat menambah debit air dan pemasangan sambungan rumah sehingga bisa mencukupi kebutuhan air bersih / air minum daerah setempat,” kata Heru.

“Untuk kegiatan ini pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah Desa Made Kecamatan Kudu dengan anggaran sebesar Rp. 271.332.000,- yang dibiayai dari DAK Tahun Anggaran 2022 dan pelaksana pekerjaan ini adalah CV. Bankit Bersama,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pangdan 5 Brawijaya tinjau Kesiapan Yonif 521/Dadaha Yudha "Sebanyak 450 personil akan menempati 15 pos perbatasan di Merauke Papua, Irian Jaya selama 9 bulan, " Mayjend Arif Rahman, (Pangdam 5 Brawijaya)

Pada awak media sekilasmedia.com melalui sambungan telepon Kepala Desa Made, Winarsih menegaskan bahwa benar Desa Made menerima bantuan program tersebut, Rabu (10/8/2022)

“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat Desa Made sangat bersyukur dengan adanya program ini sehingga bisa berguna dan bermanfaat bagi warga kami,” kata Winarsih.

“Untuk sekarang masih dalam tahap proses pengerjaan dan kami akan menjalankan, merawat program tersebut sehingga benar-benar bermanfaat bagi warga, ” pungkasnya. *(Kay)