Daerah

Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Mojokerto

×

Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat di Balai Diklat BKPP Kabupaten Mojokerto, didampingi sejumlah pejabat dan pendamping sosial. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan monitoring secara mendadak pada Senin (30/6/2025). Kunjungan ini berlangsung di Balai Diklat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto yang berlokasi di Jalan Raya Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Untuk diketahui, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan inklusif yang digagas oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto untuk memberikan akses pendidikan kepada masyarakat marjinal, termasuk anak-anak dari keluarga tidak mampu, pekerja anak, dan kelompok rentan lainnya. Program ini dirancang agar mereka yang putus sekolah atau belum pernah mengenyam pendidikan formal bisa kembali mendapatkan haknya untuk belajar.

BACA JUGA :  Satlantas Polres Gresik Kampanyekan Larangan Memasang Dan Menjual Knalpot Brong di Bengkel R2

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah meninjau langsung sarana dan prasarana penunjang pendidikan di lokasi tersebut, mulai dari ruang kelas, fasilitas pembelajaran, hingga kesiapan tenaga pengajar dan kurikulum. Ia juga berdialog langsung dengan beberapa calon peserta didik dan pendamping sosial.

“Kita ingin memastikan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Mojokerto benar-benar berjalan dengan baik, sesuai dengan tujuan utamanya yaitu memberikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Gubernur Khofifah.

Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas sosial, serta masyarakat luas dalam menyukseskan program ini. Ia berharap Sekolah Rakyat bisa menjadi model pendidikan alternatif yang dapat direplikasi di daerah-daerah lain di Jawa Timur.

BACA JUGA :  Gubernur Jatim: Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2022, Kita Muliakan Yang Sepuh

Kegiatan monitoring ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, terutama pegiat sosial dan tokoh masyarakat setempat yang melihat keseriusan pemerintah provinsi dalam membangun sumber daya manusia sejak dini, terutama dari kalangan masyarakat yang termarjinalkan.

Dengan adanya perhatian langsung dari Gubernur Jawa Timur, diharapkan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Mojokerto bisa berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah.