Daerah

Pemkab Purwakarta Lantik PPPK Tahap I Formasi 2024, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

×

Pemkab Purwakarta Lantik PPPK Tahap I Formasi 2024, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Sebarkan artikel ini
Pelantikan PPPK Tahap I formasi 2024 (foto ; Ade Irma/sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com- Pemerintah Kabupaten Purwakarta melaksanakan pengambilan sumpah dan penyerahan petikan Keputusan Bupati terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024 pada Jumat, (11/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Pesanggrahan Padjajaran, Komplek Pemda Purwakarta.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Purwakarta H. Saepul Bahri Binzein, jajaran pejabat daerah, termasuk Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, serta para kepala perangkat daerah lainnya. Para pegawai yang dilantik berasal dari berbagai formasi seperti tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis yang telah dinyatakan lulus seleksi nasional tahun 2024.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan menjadi awal dari tanggung jawab baru sebagai pelayan publik. Para PPPK yang dilantik diharapkan mampu memperkuat tata kelola birokrasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Blitar ajak Milenial Kembangkan Potensi Pertanian

Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta H. Saepul Bahri Binzein menyampaikan apresiasi kepada seluruh PPPK yang telah menjalani proses panjang dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa peningkatan status ini harus dibarengi dengan peningkatan semangat pengabdian dan pelayanan yang lebih profesional.

“Bapak dan Ibu sekalian bukan hanya pegawai dengan status baru, tetapi bagian dari sistem pelayanan publik yang harus dipercaya oleh masyarakat. Status P3K adalah bentuk penghargaan atas kerja keras, tapi juga amanah besar yang harus dijaga,” ujar Bupati Binzein.

Ia kemudian menyoroti pentingnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Menurutnya, pernah ada masa ketika tingkat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah daerah (Pendapuran Wakar) berada di angka 75 persen, sedangkan kepercayaan terhadap dirinya selaku Bupati mencapai 80 persen. Selisih ini mencerminkan tantangan, di mana sistem belum sepenuhnya dipercaya melebihi figur pemimpinnya.

BACA JUGA :  Peringati HUT KAI Ke 75, Penumpang Dapat Diskon Menarik

“Ke depan, kita ingin tingkat kepercayaan publik terhadap sistem pemerintahan bisa meningkat hingga 90 persen. Jangan sampai kepercayaan kepada Bupati lebih tinggi dari kepercayaan terhadap pemerintah itu sendiri. Pemerintah adalah sistem yang harus tetap dipercaya siapa pun yang memimpinnya,” ucapnya.

Ia berharap, kehadiran para pegawai yang kini resmi berstatus PPPK ini dapat mendorong kualitas pelayanan publik menjadi lebih nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Purwakarta akan semakin kuat dan merata.

Acara ditutup dengan penyerahan petikan SK secara simbolis kepada dua orang perwakilan dan sesi foto bersama. Seluruh PPPK yang dilantik menyatakan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan loyalitas terhadap pelayanan publik.