Daerah

Nasabah Protes, Minta Uang Tabungan di LPD Desa Adat Mambal Dikembalikan

×

Nasabah Protes, Minta Uang Tabungan di LPD Desa Adat Mambal Dikembalikan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah nasabah yang menyimpan uangnya di LPD Desa Adat Mambal demo, meminta uangnya kembali (foto sekilasmedia.com - Soni)

Badung,Sekilasmedia.com-Puluhan nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Desa Adat Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, menggelar demo menuntut uang mereka kembali.

Sambil membawa poster, sejumlah nasabah itu protes karena tidak bisa menarik uang tabungannya di LPD. Mengingat LPD Desa Adat Mambal saat ini sudah tidak beroperasi lagi setelah tersandung dugaan kasus korupsi.

Bendesa Adat Mambal, I Made Cana, Senin 14 Juli 2025 membenarkan terkait dugaan korupsi LPD Desa Adat Mambal tersebut dan saat ini sudah masuk ke ranah hukum.

BACA JUGA :  Giliran Budayawan, Seniman Dan Pengrajin Dapat Bansos Dari Polres Mojokerto

“Iya kemarin kami dari pihak prajuru desa dan LPD bertemu dengan nasabah yang difasilitasi Bapak Kapolres,” ujarnya.

Dijelaskan, dugaan korupsi pada LPD Desa Adat Mambal terjadi pada 2020, sebelum dirinya dilantik menjadi Bendesa Adat pada tahun 2023 silam. Bahkan sampai saat ini belum selesai.

“Karena belum selesai, semua nasabah menuntut agar uang mereka dikembalikan,” katanya.

Padahal pada akhir tahun 2024 sudah dalam proses dan ada beberapa yang dipanggil polres untuk dimintai keterangan. Namun setelah proses audit, auditor dari pihak ketiga meninggal dunia, hingga harus dilakukan audit ulang.

BACA JUGA :  Walisiswa SD Swasta Anugrah Berharap Dikunjungi Walikota Surabaya Tri Rismaharini, PERLU DUKUNGAN KARENA BANYAK PROGRAM GRATIS MESKIPUN SWASTA NAMUN MAJU MEMBANTU RINGANKAN SISWA DAN PEMERINTAH

“Itu, yang melakukan audit meninggal dunia, sehingga aparat kepolisian harus melakukan audit ulang. Makanya proses agak lama,” bebernya.

Dari hasil pertemuan nasabah dan pihak Polres Badung, jika proses sudah berjalan, apabila sudah keluar proses audit yang dilakukan akan disampaikan kembali.

“Setidaknya ada 70 orang nasabah yang protes dan meminta uangnya kembali,” imbuhnya.

Meski demikian, Made Cana mengaku terkait dengan jumlah dananya belum mengetahui. Dikarenakan hasil audit juga belum keluar.

“Jadi kami belum tahu dananya. Yang pasti LPD masih, tapi tidak ada aktivitas atau sudah tidak beroperasi,” tandasnya.