POLISIKU

Tim INAFIS Polres Lamongan Identifikasi Korban Tertemper KA Blambangan Ekspres di Babat

×

Tim INAFIS Polres Lamongan Identifikasi Korban Tertemper KA Blambangan Ekspres di Babat

Sebarkan artikel ini
Tim INAFIS Satreskrim Polres Lamongan berhasil identifikasi jenasah korban kecelakaan kereta api. (Foto: Humas Polres Lamongan)

Lamongan,Sekilasmedia.com – Tim INAFIS Satreskrim Polres Lamongan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan kereta api tanpa identitas yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Proses identifikasi dilakukan menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) sebelum jenazah akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di RSU Karangkembang Babat.

Peristiwa tersebut bermula ketika petugas Polsek Babat menerima laporan dari petugas Stasiun Babat terkait informasi dari masinis kereta api Blambangan Ekspres yang melaporkan telah menabrak seorang laki-laki tidak dikenal.

Korban diduga menyeberang rel dari arah utara menuju selatan. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 23.40 WIB di jalur rel KM 158+5/6 (jalur hilir), tepatnya di turut tanah Dusun Gardu, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

BACA JUGA :  Polsek Jetis Kawal dan Amankan Kampanye Pilbup Mojokerto 2020

Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah bersama anggota dan petugas Stasiun Babat segera melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang jalur rel kereta api.
Korban kemudian ditemukan di sekitar KM 157+700 dalam kondisi telah meninggal dunia dengan tubuh tidak utuh akibat tertemper kereta api.

Pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, petugas Polsek Babat berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lamongan untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum diketahui identitasnya.

Sekitar pukul 09.55 WIB, Tim INAFIS Satreskrim Polres Lamongan tiba di RSU Karangkembang Babat dan langsung melakukan proses identifikasi.

Tim INAFIS melakukan pemeriksaan dengan mengambil sidik jari pada jari telunjuk kiri korban menggunakan alat Inafis Portable System (IPS).

Dari hasil pemeriksaan sidik jari tersebut, akhirnya diketahui identitas korban yakni Muz (52), seorang laki-laki asal Lamongan yang diketahui pernah berdomisili di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, dan saat ini tinggal di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Wakapolresta Probolinggo Sampaikan Pesan Kepada Masyarakat Kampung Bremi

Setelah identitas korban teridentifikasi, Kapolsek Babat kemudian berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Banaran serta keluarga korban yang berada di lingkungan Gardu Kelurahan Banaran. Petugas juga menghubungi keluarga inti korban yang berada di Kabupaten Blora.

Pihak keluarga yang datang ke RSU Karangkembang Babat akhirnya memastikan bahwa jenazah tersebut benar merupakan anggota keluarga mereka.

Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman korban di Kabupaten Blora.

Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan beberapa barang milik korban berupa satu kantong berwarna merah berisi sembako seperti mie instan, beras, dan minyak goreng, sepasang sandal warna hitam, serta sebuah topi hitam bertuliskan “Pramuka”.