Daerah

Pengukuhan Guru Besar Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan

×

Pengukuhan Guru Besar Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan

Sebarkan artikel ini
Prof. Dr. Eng. Ir. Tresna Dewi, S.T., M.Eng., M.T Bidang Ilmu Sistem Kendali Cerdas Dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Yerizam, M.T Bidang Ilmu Energi dan Lingkungan ( foto/Sekilasmedia.Com)

 

PALEMBANG,Sekilasmedia.com-Polsri kembali mengukuhkan dua guru besar yakni Prof Dr M.Eng Ir Tresna Dewi ST MEng sebagai Guru Besar dalam Ilmu Sistem Kendali Cerdas pada Jurusan Teknik Elektro Polsri dan Prof Dr Ir H. Muhammad Yerizan MT sebagai Guru Besar dalam Bidang Energi dan Lingkungan pada Jurusan Teknik Kimia Program Studi (Prodi) Teknologi Kimia Industri Polsri, Selasa (21/04/ 2026. )

Prof Dr Eng Ir Tresna Dewi ST M.Eng bersama Prof Dr Ir H Muhammad Yerizan MT merupakan guru besar kelima dan keenam,” ujar Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Ir. Irawan Rusnadi M, di sela pengukuhan
dua guru besar Polsri.

‘Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kerja keras selama ini dalam bidang akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini pencapaian luar biasa yang mencerminkan dedikasi, Integritas, dan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan dan penelitian. Semoga amanah ini semakin menginspirasi, melahirkan Inovasi, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Ilmu pengetahuan dan generasi masa depan. Ujarnya.

BACA JUGA :  DPRD Musi Banyuasin Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan Masyarakat dengan PT IBP 

Seorang guru besar memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, membimbing mahasiswa, meningkatkan mutu pendidikan, serta berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat melalui inovasi dan riset yang aplikatif. la berharap dengan kehadiran guru besar baru ini, penelitian dan inovasi di bidang teknik kimia dan teknik elektro semakin berkembang serta menghasilkan solusi nyata bagi industri dan masyarakat.

“Diharapkan, ke depan para akademisi Polsri semakin giat dalam melakukan penelitian, inovasi, serta berkontribusi aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Indonesia,”
tuturnya.

Dengan semakin bertambahnya guru besar, Polsri diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga siap bersaing di dunia usaha dan Industri.

BACA JUGA :  Jefri Nahkoda Baru KJJT Gresik Gresik, Sekilasmedia.com - Nahkoda baru kepengurusan Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Gresik Jefri Sutiono , terpilih menjadi ketua melalui pemilihan secara demokratis, bertempat di cafe Trans Dadapkuning Kecamatan Cerme Kabuoaten Gresik pada Minggu malam (27/8/2023). Setelah dibekukan kepengurusannya oleh Ketua Pusat Komunitas Jurnalis Jawa Timur Wilayah beberapa waktu. Pemilihan kepengurusan baru ini dilaksanakan setelah anggota KJJT mendapat lampu hijau dari Ketua Pusat KJJT untuk membentuk organ KJJT Gresik kembali. Dilanjutkan melakukan konsultasi dengan pengurus KJJT Pusat. Suwandi selaku panitia penyelenggara pemilihan KJJT Gresik mengungkapkan setelah mendapat lampu hijau dari Ketua Pusat KJJT untuk membentuk kepengurusan KJJT Gresik yang baru. Kemudian kami segera melakukan konsultasi dengan mereka, untuk persiapan pemilihan pengurus yang baru. " Kami langsung mengumpulkan teman-teman jurnalis Gresik yang merupakan anggota KJJT dengan melakukan musyawarah untuk persiapan pemilihan pengurus yang baru," ucapnya. Lebih jauh Suwandi mengatakan dalam menjaring kepengurusan baru, setiap anggota memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih secara demokratis. Dalam pemilihan pengurus baru ini, menggunakan cara voting terbuka dari seluruh anggota yang hadir, sehingga terjaring tiga orang kandidat bakal calon ketua. " Melalui proses pemilihan yang demokratis ini, maka suara terbanyak diraih rekan Jefri Sutiono, yang otomatis akan menjabat Ketua terpilih KJJT Gresik yang baru," tandas Suwandi. Ketua KJJT terpilih Jefri Sutiono menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh rekan rekan yang hadir dalam rapat pembentukan pengurus KJJT Gresik. Dengan kepemimpinannya kelak, Jefri menginginkan KJJT Gresik semakin mantap, untuk terus memperjuangkan profesi jurnalis dan terus tumbuh kembangkan jurnalis. Menjadi semakin cerdas, semakin obyektif di dalam menulis karya-karyanya sesuai kaidah jurnalistik, UU 40 Tahun 1999 dan Kode etik jurnalistik. " Pengurus baru ini, dalam memutar roda organisasi kedepan perlu kerjasama dan dukungan rekan-rekan jurnalis di Gresik semuanya, kita bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Untuk itu tetap saling menjaga kekompakan menuju jurnalis handal profesional sehingga marwah profesi tetap terjaga dengan baik. Jangan lupa terus belajar dan belajar untuk penulisan dan pengetahuan jurnalistik," katanya. Selanjutnya program-program kerja segera kita rapatkan bersama semua pengurus. Baik wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan dua divisi yang ada, agar KJJT Gresik bisa lebih optimal melaksanakan tugas-tugasnya, pungkas Jefri. (rud)

“Semoga pencapaian ini menjadi awal dari berbagai terobosan baru dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam mendukung industri berbasis energi terbarukan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Prof Dr Eng Ir Tresna Dewi ST MEng menjadi guru besar dalam ilmu sistem kendali cerdas pada jurusan teknik elektro Polsri dengan judul orasi ilmiah, Intelligent Control Systems for Agrivoltaic Engineering Smart Energy for Sustainable Farming.

Variabilitas energi fotovoltaik (PV) merupakan tantangan fundamental dalam sistem energi terbarukan, terutama pada aplikasi pertanian berbasis agrivoltaik dan akuaponik yang sangat bergantung pada kontinuitas suplai energi.

“Fluktuasi irradiansi akibat dinamika atmosfer, seperti perubahan awan, suhu, dan radiasi matahari, menyebabkan ketidakstabilan output energi yang berdampak langsung pada performa sistem.

Dalam sistem berbasis PV, fenomena intermittency ini menjadi faktor pembatas utama dalam menjamin keandalan energi, khususnya pada lingkungan tropis yang memiliki variabilitas cuaca tinggi,” paparnya. ( Lin)