Daerah

DPC PPP Kabupaten Blitar Gelar Muscab ke – 10

×

DPC PPP Kabupaten Blitar Gelar Muscab ke – 10

Sebarkan artikel ini
Muscab PPP Kabupaten Blitar ke 10. foto : ddg

 

Blitar, Sekilasmedia.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blitar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke- 10 di kantor DPC PPP Kabupaten Blitar di Kanigoro. Senin (4/5/2026).

Sejumlah jajaran DPW hingga seluruh kader dan anggota partai hadir pada acara ini. Momentum penting ini sekaligus dalam menentukan arah kepemimpinan partai untuk periode 2026–2031.

Dari dua kandidat yang muncul, Ahmad Ardabili, alias Gus Bili, seorang tokoh agama yang masih muda, dinilai paling kuat dan menonjol, terutama karena dukungan dari kalangan kiai serta basis santri.

Sejak awal dinamika Muscab, Gus Bili disebut-sebut sebagai figur yang mengerucut sebagai calon utama.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pencalonannya bukan didorong ambisi pribadi, melainkan amanah dari para guru dan tokoh agama.

“Saya sebenarnya tidak merasa siap. Tapi setelah meminta pendapat dan restu para kiai, justru saya didorong untuk maju. Sebagai santri, ketika guru sudah memberi perintah, itu menjadi pegangan,” ujar Gus Bili.

BACA JUGA :  Bupati Ikfina Salurkan Dana Bagi Hasil Cukai ke 964 Buruh Pabrik dan 69 Buruh Tani Tembakau

Pernyataan tersebut memperkuat posisinya sebagai kandidat yang tidak hanya memiliki legitimasi struktural, tetapi juga legitimasi kultural dari kalangan pesantren. Dalam tradisi politik PPP yang lekat dengan nilai-nilai keulamaan, dukungan kiai menjadi faktor krusial.

Gus Bili juga menegaskan komitmennya untuk mengikuti mekanisme organisasi yang mengedepankan musyawarah mufakat.

“Di PPP, kita utamakan musyawarah mufakat. Kalau tidak tercapai, baru voting. Tapi bagi saya, ketika sudah mendapat amanah dari guru, itu adalah kehormatan yang harus dijalankan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab, M. Abror, mengakui bahwa seluruh kandidat memiliki kapasitas, namun secara objektif Gus Bili memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya lebih menonjol.

“Semua kandidat punya potensi. Tapi Gus Bili ini punya kombinasi yang kuat, dari dukungan poros kiai, pengalaman organisasi, hingga rekam jejak di partai. Itu menjadi nilai lebih,” jelas Abror.

BACA JUGA :  Kreatifitas Guru Honorer DiJombang Yang Menusantara

Ia juga menambahkan bahwa Gus Bili dikenal sebagai figur yang konsisten dalam garis perjuangan partai serta memiliki kedekatan dengan basis akar rumput.

“Beliau ini bukan hanya kuat di struktur, tapi juga di kultural. Basis santri dan kedekatan dengan tokoh-tokoh pesantren menjadi kekuatan tersendiri,” imbuhnya.

Dengan menguatnya dukungan dari berbagai elemen, Gus Bili kini berada di posisi terdepan dalam kontestasi Muscab ke- 10 PPP Kabupaten Blitar. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin proses pemilihan akan mengarah pada musyawarah mufakat atau bahkan aklamasi.

Muscab ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat soliditas internal partai sekaligus meningkatkan peran PPP di tengah masyarakat Kabupaten Blitar dalam lima tahun ke depan. ddg