Daerah

Hasil OSN Hilang, Bondowoso Ternyata Tak Sendiri

×

Hasil OSN Hilang, Bondowoso Ternyata Tak Sendiri

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, S.Pd., M.Si. saat dikonfirmasi oleh awak media (Foto: Sekilas Media Bondowoso)

Bondowoso,Sekilasmedia.com – Tidak munculnya hasil Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten milik Kabupaten Bondowoso ternyata bukan kasus yang berdiri sendiri. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso mengungkapkan persoalan serupa juga dialami puluhan kabupaten dan kota di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan hasil OSN tingkat kabupaten yang diumumkan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada 27 Juni 2026 tidak mencantumkan nama Kabupaten Bondowoso. Mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan admin Puspresnas untuk meminta penjelasan.

Sebagai tindak lanjut, Dispendik Bondowoso mengirimkan surat resmi bernomor 430.3.5.1454.430.9.9 Tahun 2026 tentang permohonan pengumuman susulan hasil OSN tingkat kabupaten sekaligus meminta klarifikasi terkait tidak munculnya hasil tersebut.

“Kami langsung kirim surat resmi ke Pusat Prestasi Nasional. Kami juga menanyakan apa penyebab nilai Kabupaten Bondowoso tidak muncul dalam pengumuman,” kata Taufan saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (29/6/2026).

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Belanja Senang dan Bagikan Paket Sembako untuk Warga

Ia menjelaskan, pelaksanaan OSN tingkat SD maupun SMP di Bondowoso sebelumnya telah berlangsung sesuai jadwal nasional. Ujian dilaksanakan secara daring bersama seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Saat pelaksanaan memang sempat terjadi keterlambatan pengiriman token dari pusat sehingga peserta tingkat SD harus menunggu sekitar 30 menit. Namun setelah token diterima, ujian dapat berjalan normal hingga selesai.

Taufan memastikan seluruh tahapan pelaksanaan OSN di Bondowoso telah mengikuti petunjuk teknis yang ditetapkan Puspresnas. Seluruh ruang ujian diawasi menggunakan kamera dan live streaming, sedangkan proses pengerjaan soal hingga penilaian dilakukan melalui sistem milik Puspresnas.

“Seluruh proses pengerjaan soal hingga penilaian dilakukan secara daring melalui sistem milik Puspresnas. Pemerintah daerah hanya memfasilitasi pelaksanaan ujian sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Meski demikian, hingga kini pihaknya belum menerima penjelasan resmi mengenai penyebab hasil OSN Bondowoso tidak muncul. Dugaan yang berkembang masih sebatas kemungkinan adanya kendala administrasi di tingkat pusat.

BACA JUGA :  Paket Komplit di Seminar Digital Entrepeneurship di Stikosa AWS

Berdasarkan komunikasi yang dilakukan Dispendik dengan berbagai daerah, persoalan tersebut ternyata juga dialami puluhan kabupaten dan kota lainnya.

“Jadi di Indonesia pun tidak hanya Bondowoso yang tidak muncul nilainya. Ada puluhan lebih kabupaten dan kota yang mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Saat ini Dispendik Bondowoso masih menunggu jawaban resmi dari Puspresnas. Selain berkomunikasi melalui WhatsApp, pihaknya juga mengutus seorang staf ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perkembangan persoalan tersebut.

Dispendik berharap hasil OSN Kabupaten Bondowoso segera diumumkan agar para siswa yang berhak dapat melanjutkan ke OSN tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026.

“Kami masih yakin nilainya akan keluar. Yang bermasalah hanya hasilnya yang belum muncul, sementara pelaksanaannya sudah selesai dengan baik,” pungkasnya.