Daerah

Gus Barra Resmikan Jalan Beton Watesnegoro–Kunjorowesi, Perkuat Konektivitas dan Pemerataan Pembangunan

×

Gus Barra Resmikan Jalan Beton Watesnegoro–Kunjorowesi, Perkuat Konektivitas dan Pemerataan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra) meresmikan Jalan Beton Ruas Watesnegoro–Kunjorowesi di Kecamatan Ngoro. (foto: Wibowo)

MOJOKERTO , Sekilasmedia.com– Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau yang akrab disapa Gus Barra meresmikan Jalan Beton Ruas Watesnegoro–Kunjorowesi di Kecamatan Ngoro, Rabu (5/8/2026).

Peresmian jalan beton sepanjang 1.215 meter tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Mojokerto dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Dalam sambutannya, Gus Barra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang akan terus dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Pada tahun 2026, Pemkab Mojokerto membangun 21 ruas jalan dan tujuh jembatan, disertai perbaikan Stadion Gajah Mada serta dimulainya rehabilitasi GOR Gajah Mada.

BACA JUGA :  Imbauan Kapolri ke Masyarakat Hadapi Lonjakan Covid-19: Tak Panik, Disiplin Prokes dan Lakukan Vaksinasi

Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar memperbaiki akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas masyarakat, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta pertumbuhan ekonomi desa.

“Sedikit demi sedikit konektivitas jalan di Kabupaten Mojokerto akan terus kami perbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Gus Barra.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemkab Mojokerto tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi.

Pada kesempatan tersebut, Gus Barra juga menyinggung penanganan kekeringan yang melanda Desa Kunjorowesi, Manduro, dan Duyung. Pemkab Mojokerto telah menyalurkan bantuan air bersih ratusan tangki sebagai langkah darurat. Selain itu, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan direalisasikan pembangunan infrastruktur air bersih pada tahun 2026 guna mengatasi persoalan kekeringan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

BACA JUGA :  Buka PENTAS PAI Tingkat SMP se-Kota Kediri, Gus Qowim : Sportif Berkompetisi, Raih Prestasi!

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto, Yuni Laili Faizah, menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2026 pihaknya mengelola anggaran sebesar Rp54,73 miliar untuk 28 paket pekerjaan jalan dan jembatan. Hingga awal Agustus, enam paket pekerjaan telah rampung 100 persen, termasuk Jalan Beton Watesnegoro–Kunjorowesi yang dibangun dengan anggaran Rp3,624 miliar.

Ia memastikan seluruh proyek yang masih berjalan akan terus diawasi agar selesai tepat waktu, sesuai standar kualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.