POLISIKU

Waspada Musim Panas Polsek Sako Intensif Sosialisasi Pencegahan Karhutla Dan Kejahatan

×

Waspada Musim Panas Polsek Sako Intensif Sosialisasi Pencegahan Karhutla Dan Kejahatan

Sebarkan artikel ini
Stop Tawuran, Nyalakan PJU Inovasi Polsek Sako dalam Menciptakan Lingkungan Aman Nyaman ( Foto/Sekilasmedia.Com)

Palembang,Sekilasmedia.com-Kepolisian Sektor (Polsek) Sako terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya, yang mencakup Kecamatan Sako dan Sematang Borang. Di bawah kepemimpinan Kapolsek Sako, Kompol Makmun Nartawinata, S.H., M.Si., kepolisian menerapkan strategi pencegahan kejahatan yang berfokus pada tiga pendekatan utama: pre-emptif (pencegahan dini), preventif, dan represif.

Kapolsek Makmun menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan hasil sinergi antara polisi, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, dan warga. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai niat kriminal sejak awal.

1. Tiga Pilar Strategi Keamanan

Untuk menjaga kondusifitas wilayah, Polsek Sako menjalankan tiga pendekatan strategis:

* Pendekatan Pre-Emtif dan Preventif:
Polisi mengoptimalkan peran Pos Kamling (Keamanan Lingkungan) dan kegiatan ronda sebagai garda terdepan untuk mencegah peluang tindak pidana. Selain itu, personel disiagakan di titik-titik rawan kemacetan seperti Simpang Bombat dan area barat Sako dari pagi hingga sore hari. Hal ini bertujuan ganda: membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus mencegah gangguan keamanan.

BACA JUGA :  Pastikan Keamanan di Bulan Ramadan, Polres Gresik Tingkatkan Giat Patroli

* Penanganan Kerawanan Lingkungan
Masalah infrastruktur, khususnya penerangan jalan umum (PJU) yang mati, menjadi sorotan utama karena dapat memicu kecelakaan dan kejahatan. Polsek Sako telah membentuk grup komunikasi khusus bersama Camat, Lurah, PLN, dan tokoh masyarakat untuk menindaklanjuti laporan lampu mati secara cepat. Fokus lainnya meliputi penertiban pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban jalan serta pengawasan terhadap anak sekolah yang berkeliaran pasca jam belajar.

Pendekatan Represif (Penindakan Hukum):
Untuk kasus yang sudah terjadi, penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas. Polsek Sako telah menangani berbagai perkara pidana konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian di rumah kosong, dan kekerasan. Kasus ringan diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (keadilan restoratif), sementara kasus berat dilanjutkan ke proses pengadilan.

2. Waspadai Tawuran Remaja dan Senjata Tajam

Potensi tawuran antar-kelompok remaja menjadi perhatian serius. Polisi meningkatkan intensitas patroli malam di lokasi-lokasi nongkrong anak muda. Kapolsek mengimbau orang tua dan guru untuk waspada terhadap fenomena siswa yang membawa senjata tajam di malam hari.

BACA JUGA :  Kapolresta Mojokerto Takziah Dan Doa Bersama untuk Bhayangkari IPTU Sodi

“Kami membangun komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat dan wartawan. Jika ada indikasi akan terjadi tawuran, segera informasikan kepada kami agar dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bentrokan besar yang menimbulkan korban,” ujar Kompol Makmun.

3. Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Di tengah cuaca panas, ancaman Karhutla menjadi prioritas. Wilayah hukum Polsek Sako mencakup beberapa kelurahan di Kecamatan Sako (Sukamaju, Sukamulya, Karya Mulia, Lebung Gajah, Sri Mulya) serta area di Sematang Borang.

Melalui Bhabinkamtibmas, polisi gencar melakukan sosialisasi agar warga tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, dan memastikan keamanan kompor serta instalasi listrik saat meninggalkan rumah. Deteksi dini berupa laporan asap atau api dari warga sangat diharapkan agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.

“Hingga saat ini, situasi keamanan di wilayah Polsek Sako relatif terkendali. Namun, kewaspadaan terhadap kejahatan konvensional, kenakalan remaja, kerusakan infrastruktur penerangan, dan bahaya Karhutla tetap harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.