Pendidikan

Tiga Kunci Jadi ‘Orang Besar’ ala Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember

×

Tiga Kunci Jadi ‘Orang Besar’ ala Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember

Sebarkan artikel ini
Maba fakultas dakwah UIN KHAS Jember. (Foto aurel)

 

Jember ,sekilasmedia.com– Dekan Fakultas Dakwah UIN KH Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag, membagikan resep khusus bagi mahasiswa baru yang ingin menjadi orang besar di masa depan. Ada tiga kunci utama yang wajib diterapkan, yakni membaca, berdiskusi, dan menulis.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam apel pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember.

“Jika kalian ingin menjadi orang besar, maka lakukanlah ini,” katanya di hadapan para mahasiswa baru, Selasa (1/9/2026).

Poin pertama yang ditekankan adalah pentingnya memperluas wawasan melalui literasi dan kepekaan sosial. Mahasiswa dituntut untuk tidak hanya membaca buku, tetapi juga peka terhadap kondisi sekitar.

BACA JUGA :  Guru dituntut Kerja Profesional Wujudkan Pendidikan Bermutu

“Banyak membaca teks dan konteks. Mulailah semangat untuk meneliti realitas,” ujarnya.

Selain membaca, budaya berdiskusi juga menjadi aspek krusial dalam dunia kampus. Menurutnya, kepribadian tertutup atau introvert tidak boleh menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk aktif bertukar pikiran dan mengasah kemampuan berbahasa.

“Banyak diskusi. Mahasiswa boleh introvert, tapi kalau diskusi harus diperbanyak, karena itu akan memperbanyak kosakata,” paparnya.

Dia juga mengingatkan, pentingnya karya tulis sebagai warisan intelektual. Menulis disebutnya sebagai sarana paling efektif untuk meninggalkan jejak sejarah yang tidak akan tergerus zaman.

“Banyak menulis, itu akan membuat nama kalian abadi. Dengan menulis, kalian akan dikenang oleh sejarah,” tambahnya.

Ada momen menarik saat Apel pembukaan PBAK di Fakultas Dakwah, yakni pelibatan mahasiswa internasional dalam gerakan peduli lingkungan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Fawaiz, aksi ini menjadi wadah edukasi sekaligus dorongan moral bagi seluruh sivitas akademika.

BACA JUGA :  Pemkab Mojokerto dan Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif dan Pendidikan Politik

“Tujuannya tentu saja menegaskan pesan bahwasanya UIN KHAS Jember, terkhusus Fakultas Dakwah, punya kepedulian ekoteologis terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Dia menekankan bahwa kesadaran menjaga alam merupakan komitmen mendasar yang harus ditanamkan sejak dini kepada para mahasiswa.

“Menjaga lingkungan itu adalah tugas keagamaan sekaligus tugas kemanusiaan. Mahasiswa baru dan mahasiswa internasional perlu tahu itu agar tumbuh kesadaran dalam diri mereka bahwa peduli lingkungan adalah hal yang niscaya,” tandasnya.

Sebagai informasi, total mahasiswa baru di Fakultas Dakwah sebanyak 279 (mahasiswa lokal beberapa daerah Indonesia). Kemudian ada mahasiswa Internasional dari Thailand, Yaman, Afganistan, dan Nigeria.