Asahan, Sekilasmedia.com— Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., secara resmi meluncurkan program Bus Perintis di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan secara virtual dan dihadiri langsung oleh Bupati Asahan, Ketua PN Kisaran, Danyon 126/KC, Danyon TP 954/Naga Berkisar, perwakilan Kajari Asahan, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyambut baik kehadiran program ini dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebanyak 6 unit Bus Perintis diterima Kabupaten Asahan, yang mana 3 unit dialokasikan untuk Kecamatan Pulau Rakyat dan 3 unit lainnya untuk Kecamatan Silau Laut. “Bus ini sangat membantu pelajar yang berjarak jauh dari sekolah, meringankan beban transportasi orang tua, serta meningkatkan keselamatan anak-anak dengan mengurangi penggunaan sepeda motor,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, S.STP., M.SP., menjelaskan bahwa penyaluran 33 unit Bus Perintis secara keseluruhan diberikan kepada lima kabupaten di Sumatera Utara. Selain Asahan, bantuan juga diterima Kabupaten Batu Bara 6 unit, Kabupaten Nias Utara 9 unit, Kabupaten Samosir 6 unit, dan Kabupaten Padang Lawas Utara 6 unit. Program ini sejalan dengan visi “Kolaborasi Sumut Berkah” untuk mewujudkan daerah yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan. “Anak-anak yang tinggal jauh dari sekolah, terutama dari keluarga kurang mampu, berhak mendapatkan layanan transportasi yang memadai agar aktivitas belajar mereka tidak terhambat,” ujarnya. Bus Perintis dihadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut, sehingga para pelajar dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.
Gubernur berharap seluruh unit bus yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal, tepat sasaran, dan terjaga pengelolaannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelajar. Selain itu, ia juga mengimbau pemerintah kabupaten dan pihak sekolah untuk terus mengingatkan serta menyediakan masker bagi peserta didik sebagai langkah perlindungan kesehatan selama kegiatan belajar berlangsung.
Rangkaian kegiatan berjalan khidmat dan lancar, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, serta prosesi pelepasan Bus Perintis secara simbolis. Kegiatan resmi berakhir pada pukul 17.00 WIB dan dinyatakan berjalan aman, tertib, dan sukses.
Penulis // jusrianto






