
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – guna mengantisipasi Sewaktu – waktu terjadinya bahaya bencana. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., mengajak seluruh elemen Masyarakat menanamkan sikap kesiapsiagaan mulai sejak dini.
Menurut peta Resiko bencana, ada 10 potensi bencana yang ada di Kabupaten Lumajang, diantaranya, Gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, puting beliung, Abrasi serta kekeringan hutan dan lahan.
“Daerah kita ini, dikategorikan tempat Rawan bencana,” kata Bupati saat memimpin Apel Pembukaan Jambore Kader Tanggap Bencana, di Wisata Pantai Mbah Drajid, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Jum’at (18/10/19).
AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM.,MH, sebagai orang nomer 1di Lumajang menyampaikan Apresiasi terhadap kegiatan jambore kader tanggap bencana tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu sangat efektif dalam menumbuhkan kesiapsiagaan terhadap siswa maupun siswi SMA apabila Sewaktu – waktu terjadi ancaman bencana.
“Atas nama Pemerintah, saya ucapkan terimakasih kepada Anak – anaku yang menjadi bagian dari kader tanggap bencana, karena disinilah hubungan kebersamaan antara kami Pemerintah dengan seluruh Stakeholder serta kader disemua lini.Tentu ini menjadi hal Positif yang harus terus dilanjutkan,” tuturnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang,Teguh Widjayono, melaporkan, jambore tersebut bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan siswa maupun siswi SMK/SMA negeri maupun swasta di Kabupaten Lumajang serta menumbuhkan kesiapsiagaan dan ancaman terhadap bahaya bencana.
Adapun beberapa Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada jombore tersebut, diantaranya, lomba cerdas cermat dengan materi kebencanaan dan wawasan Kebangsaan, presentasi kebencanaan, lomba pertolongan pertama pada gawat darurat, serta berbagai lomba lainnya.
Kegiatan itu, diikuti oleh ratusan siswa maupun siswi dari SMA, SMK dan MA se – Kabupaten Lumajang. (Lany/lor)











