Daerah

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kurang Diperhatian Dinas PUPR Barito Utara

×

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kurang Diperhatian Dinas PUPR Barito Utara

Sebarkan artikel ini
warga saat menunjukkan semak belukar dijalan Nihan Hilir.

 

Muara Teweh, Sekilasmedia.com – Akses Jalan antar kecamatan di simpang Jalan Negara Muara Teweh – Puruk Cahu km 21 menuju Desa Nihan Hilir semakin menyempit  akibat tumbuh suburnya rumput liar di kiri kanan bahu jalan.

Kondisi ini cukup membahayakan pengguna jalan yang melintas karena menghalangi jarak pandang.

Beberapa warga mulai mengeluh, dan berharap Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara selaku pemangku kepentingan segera melakukan pembersihan, agar jalan yang sebenarnya lebar itu bisa kembali normal seperti sebelumnya.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Gencarkan Program Gelora Cinta dan Pusyangatra di Desa Karangasem

“Sudah lama pak. Rumput ini tumbuh subur, hampir menutup jalan antar kecamatan, dan antar desa. Rumput-rumput liar ini tampak tidak dibersihkan.ini sangat menganggu,” ujar warga Nihan Hilir, Leo saat diwawancari, Sabtu (22/02)

Data dari Pemerhati Pembangunan Pemerintah Kabupaten Barito Utara (P3-KBU), Anung, sudah banyak warga dan pengguna jalan yang mengeluhkan penyempitan jalan akibat tidak dibersihkannya semak belukar di Jalan Negara Muara Teweh – Puruk Cahu km 21 menuju Desa Nihan Hilir.

BACA JUGA :  PJ SEKDA BUKA BIMTEK E-MUSRENBANG DI RUANG NARARIYA KIRANA LUMAJANG

P3-KBU juga mendapat laporan dari warga yang mengeluhkan kondisi jalan tanpa adanya selokan/parit, sehingga sering menyebabkan jalan tergenang air hujan. Kondisi ini cukup membahayakan karena bisa memicu terjadinya kecelakaan.

“Sangat disesalkan pada waktu perbaikan jalan tidak dibuat parit (selokan) di kiri kanan jalan, sehingga begitu air hujan turun airnya melintasi jalan yang akhirnya membuat badan jalan seperti selokan, berlobang lobang,” kata Diky, warga lainnya. (Hadi/joe)