Gresik, Sekilasmedia.com- Pelaksanaan rapid tes sebagai prasyarat pendaftaran PPDP pada pemilukada Gresik 2020 ini dilaksanakan serentak di seluruh PPK kecamatan wilayah Kabupaten Gresik selama 3 hari.
Tak terkecuali pelaksanaannya di PPK Kecamatan Cerme, bertempat di pendopo kecamatan Cerme pada Minggu pagi (12/7/2020). Tampak PPK Cerme dan tiga orang petugas rapid dari Laboratorium Parahita Surabaya sudah melayani rapid tes kepada peserta PPDP dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Ketua PPK kecamatan Cerme Joko Sadmito Nugroho kepada Sekilas media.com mengatakan acuan diadakan kegiatan rapid tes bagi petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) kecamatan Cerme yakni Surat edaran dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gresik tertanggal 9 Juli 2020, nomor : 239/PP.04.2-SD/3525/KPU-Kab/VII/2020 tentang pelaksanaan Rapid test PPDP. Yang menindaklanjuti surat KPU RI nomor : 540/PP.04.2-SD/01/KPU/VII/2020 perihal
perihal penegasan surat dinas KPU RI nomor 487/PP.04.2-SD/01/KPU/VII/2020 perihal pencabutan surat KPU RI nomor 485/PP.04.2-SD/01/KPU/VII/2020 dan arahan pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dalam pemilihan serentak tahun 2020, bahwa pelaksanaan pemeriksaan kesehatan terkait dengan covid-19 berupa rapid
tes kepada PPDP dilakukan selama 3 hari mulai hari Jumat, Minggu dan Senin.
” Rapid test ini sebagai prasyarat pengesahan menjadi petugas PPDP. Di mana dalam pendaftaran dilampirkan hasil rapid tes tersebut. Sehingga harapannya, PPDP yang direkrut saat ini benar-benar sehat tidak terpapar covid-19,” tandasnya.
Ditambahkan Joko Sadmito Nugroho, pelaksanaan rapid tes kali ini diadakan oleh KPU Gresik yang bekerjasama dengan Laboratorium Parahita Surabaya. Adapun, jumlah peserta yang dirapid tes sebanyak 139 orang petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Dan ada tambahan dari kecamatan lain seperti, kecamatan Menganti 65 orang, Driyorejo ada 38 orang, Wringinanom 1orang, dan Balonpanggang 1 orang, total 244 orang.
Kepada peserta PPDP yang telah melakukan rapid tes, agar tidak menunggu lama dan tidak terjadi pengumpulan massa, selanjutnya Ketua PPK Cerme mengumumkan agar terkait hasil rapid tes bisa diambil secara kolektif di kantor PPK Cerme.
Pada kesempatan lain, mewakili Laboratorium Parahita Surabaya Wulan mengatakan kegiatan rapid tes di kecamatan Cerme dilakukan untuk KPU Gresik dengan targetnya hari ini 139 orang. Untuk pelaksanaannya Laboratorium Parahita Surabaya didukung 3 orang personil dari laboratorium Parahita yakni 1 orang staf admin dan 2 orang tenaga kesehatan.
” Metode yang kami gunakan dalam rapid tes ini yaitu metode imuno serologi. Di mana pekerjaan pengampilan serum darah dari vena langsung masuk ke alat. Dan hasilnya bisa muncul 2 sampai 3 jam kemudian,” tandas dia.
Sementara itu, salah satu peserta rapid tes sebut saja Husnul Hamidah (30) PPDP asal desa Banjarsari yang telah selesai tes rapid menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan rapid test yang diadakan KPU Gresik di PPK kecamatan Cerme ini selain untuk melengkapi pendaftaran juga kebaikan bersama.
” Ini sebagai salah satu cara menangani covid dan saya sangat mendukung kegiatan ini. Semoga hasilnya baik,” ujarnya. (rud)