
Lumajang, sekilasmedia com-(15/9 / 2018 )kec yosowilangun kabupaten lumajang jawa timur mewujutkan kepala desa wotgali dengan bpk lestari demi mejaga keselamatan warganya pada malam hari imi untuk ruwat desa dengan mendatangkan kesenian wayang kulit ki,dalang gatot hartono, asal jember,menurut keterangan bpk lestari selaku kepala desa wotgali disaat kesenian wayang kulit di tampilkan kesenian tari tarian anak anak molai dari TK , SD, dan M,i untuk meriyakan sedekah desanya,
Selain itu dengan semangatnya anak anak di saat ada di pentas tampilanya juga berbeda bedah tarianya, diharapkan mengenal dan melestarikan budaya lokal yang ada di wilayah desa binaan masing-masing. Seperti yang dilaksanakan di Desa wotgali kec yosowilangun turut berperan aktif dalam pelaksanaan tradisi syukuran untuk sedekah desa ini yang dilaksanakan di perempatan desa wotgali pada hari mingu malam dini hari 15/9,sebtember 2018,
Masik menurut keterangan kepala desa wotgali, bpk lestari
“Seperti kata pepatah, “Sedia Payung Sebelum Hujan”. Lebih baik mengantisipasi segala segala kemungkinan yang akan terjadi sehingga kita akan selalu siap menghadapinya,” ujarnya.
Di lain pihak Kepala Desa wotgali juga mengatakan Kegiatan sedekah desa ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu kita laksanakan disetiap tahunnya.
“Kegiatan ini merupakan wujud kita sebagai masyarakat letani untuk selalu mensyukuri berkat atau rejeki yang sudah Allah SWT berikan kepada kita, adapun kegiatan seperti hiburan itu kita laksanakan guna menjaga kelestarian kebudayaan kita yang sudah ada semenjak nenek moyang kita,” tuturnya.
Sementara itu juga mengatakan bahwa kegiatan sedekah desa ini merupakan tradisi lokal yang perlu untuk dilestarikan.
“Secara pribadi saya sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai wujud pelestarian budaya lokal dan merupakan aset budaya daerah,” tambahnya.
“Selain itu juga untuk menjaga kelestarian lingkungan pantai diharapkan kepada masyarakat untuk selalu memelihara tanaman cemara yang berada di sekitar pantai sehingga kawasan Wisata Pantai
wotgali ini tetap terjaga kelestariannya demi kesejateraan kita bersama ,pungkasnya (LKT)






