
Mojokerto, Sekilasmedia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mojokerto mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kemanan dan ketertiban.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kota Mojokerto, Muhammad Rofi Ismail, Selasa (15/12/2020).
Dirinya meminta kepada seluruh ormas, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan LDII untuk mengambil informasi apapun terkait isu yang berkembang, hanya dari internal, sehingga tetap terjaga keamanan dan ketertiban.
“Dengan adanya kasus-kasus akhir-akhir ini, maraknya berita hoax ajakan melakukan kekerasan ini jangan sampai diikuti karena semuanya itu kebanyakan adalah dari informasi yang tidak benar dari orang-orang yang selama ini memang mereka itu senantiasa membuat kekisruhan atau kekacauan,” ujarnya.
Jadi, pihaknya mengimbau tetap menjaga ketenangan ketentraman di dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana biasa. Sebab, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, seandainya pemerintah ada kesalahan di dalam mengelola pemerintahan itu pun tidak diperbolehkan bagi rakyat untuk berontak atau untuk melancarkan pemberontakan.
” para sahabat pernah bertanya apakah kita tidak melengserkan saja mereka, Rasulullah bersabda selagi mereka itu tidak melarang kamu melaksanakan ibadah shalat, maka tidak perlu.
Jadi selama ini dari beberapa orang-orang yang memang radikal juga sangat menjunjung tinggi kekerasan terorisme ataupun hal-hal yang lain yang senantiasa menimbulkan ketidak tentraman masyarakat ini janganlah sampai diikuti.
Majelis Ulama tetap bagaimana prinsipnya yaitu sebagai sodiqul umah atau Mitra pemerintah Wak Imah yaitu ruhiyah dan menjaga rakyat ini prinsip pokok dari Majelis Ulama demikian himbuan saya kepada masyarakat Semoga bisa diikuti dan tidak terpengaruh dengan adanya berita-berita hoax yang mengajak melakukan tindakan kekerasan anarkis atau terorisme.





