![]() |
| Ft. Suparlan ketua PJS saat menunjukkan surat kerja sama. |
Mojokerto(Sekilasmedia.com)-Paguyuban Jabung Sejahtera (PJS) merasa dipermainkan oleh pihak Perum Perhutani KPH Jombang pasalnya kedua belah pihak telah melakukan perjanjian kerja bersama guna mengelola wisata rintisan bumi pelataran mojopahit yang dikenal dengan tempat petilasan eyang patih gajah mada, yang berada di Desa Jabung Kacamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, namun akhir-akhir ini pihak KPH perhutani Jombang malah mempolisikan pihak paguyuban.
Dari keterangan yang dihimpun Sekilasmedia. Com menyebutkan, pihak PJS dilaporkan pihak KPH perhutani wilayah jombang, lantaran diduga PJS telah mengeluarkan batu dan dijual kepada warga sekitar, tak hanya itu PJS juga dituding telah melakukan perusakan lingkungan lahan milik perhutani , tetapi semua tuduhan pihak perhutani terhadap PJS saat gelar perkara di polres jombang semua tidak terbukti, ” ungkap Suparlan (45) Selaku ketua PJS kepada para awak media, kemarin.
Menurut Suparlan, pihaknya tak pernah menjual batu di area wisata ini, tetapi pihak kami tahu ada masyarakat kampung sebelah, ada yang mengambil batu diperuntukkan untuk pembangunan jalan umum, sedangkan tudingan soal perusakan itu tidak benar, sebab PJS disini malah membenahi dan membangun kawasan ini, sesuai dengan surat perjanjian kesepakatan (SPK) yang kita buat bersama pihak KPH perhutani jombang, PJS ditunjuk sebagai pelaksana dan pengelola wisata Jabung, “beber Suparlan.
Anehnya lagi, lanjut Suparlan, pihak kami tak cukup dilaporkan polisi saja, namun dari pihak KPH perhutani wilayah jombang juga membawa investor baru untuk menggantikan pisisi PJS, lho… SPK kenapa harus dibuat apabila pihak kita mau dipermainkan, padahal pihak PJS juga sudah banyak mengeluarkan uang untuk pembangunan tempat wisata tersebut, bahkan uang yang kami keluarkan sudah ratusan juta, “ujarnya.
,”Apabila pihak Perum KPH wilayah jombang tak ada itikad baik, PJS juga bakal lapor balik terkait persoalan ini, tetapi bila pihak perhutani menganggap semua ini hanya mis komunikasi mari dilanjutkan kemitraan PJS dengan pemangku wilayah wisata Jabung yakni KPH Jombang, dan kita lanjutkan SPK yang sudah kita buat secara bersama, ” tandasnya.
Perlu diketahui keberadaan kami disini tidak semata untuk bisnis, tetapi kita bertujuan untuk melestarikan peninggalan budaya Mojopahit jangan sampai punah,”pungkas suparlan. (wo)






