
Denpasar Bali,Sekilasmedia.com –
Gubernur Bali, Wayan Koster melantik Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dan Wakil Bupati, A.A. Gde Mayun untuk periode kepemimpinan 2018 – 2023. Acara digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (20/9).
Gubernur Koster dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan ini momentum bersejarah bagi masyarakat Gianyar, karena sudah memiliki Bupati dan Wabup definitif. Selain itu, sangat mengapresiasi kepada seluruh komponen, selama rangkaian pilkada telah berlajan damai dan lancar.
Lebih lanjut, tugas pembangunan ke depan sangat berat dan kompleks. Maka dari itu, Bupati dan Wabup Gianyar harus kerja lebih cepat, lebih cerdas dan cermat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
” Tupoksi harus dilaksanakan dengan baik karena hal itu adalah swadharma, dengan semangat revolusi mental, ” ujar Gubernur.
Sementara menurut Bupati Gianyar Mahayastra usai acara pelantikan, sebagai langkah awal program jangka pendek dilaksanakannya yakni, penataan wajib pajak. Pihaknya, akan mengajak Kepala Desa guna mendeklarasikan wajib pajak di daerah masing masing. Persoalan ini dinilai penting mengingat masih besarnya kebocoran pajak di Kabupaten Gianyar.
” Semua wajib pajak harus terdaftar dan nanti akan pasangi pelang. Tidak hanya yang menunggak, tapi juga yang sudah bayar pajak, ” katanya.
Selain itu, prioritasnya adalah pembangunan Pasar Gianyar dan rumah sakit. Ini akan direalisasikan tahun 2019. Total anggarannya mencapai Rp 400 miliar. Khusus pembangunan Pasar Gianyar, Pemkab akan melakukan pinjaman daerah kepada BPD Bali senilai Rp 250 miliar. Terkait dukungan legislatif terhadap program yang akan dicanangkannya, tidak terlalu mengkhawatirkannya.
” Selagi program tersebut baik dan bermanfaat untuk masyarakat, dewan pasti akan mendukung, tanpa memperhatikan dari parpol mana mereka berasal, ” ungkapnya.
Hal ini tidak ada istilah merangkul semua kekuatan politik. Sebab jika dilakukan, justru khawatir tidak ada koreksi terhadap kebijakan pemerintah yang salah. Menurut rencana, Mahayastra akan berpidato di hadapan DPRD Gianyar pada Jumat (21/9) besok. Di agenda tersebut akan mempertegas visi dan visi Bupati dan Wabup. Sebab itulah yang akan diterjemahkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Gianyar.(son)






