
Sekilasmedia.com– Terlihat
Beberapa jenazah dari korban gempa Disertai tsunami yang melanda kota Palu
dan Donggala Sulawesi Tengah telah ditemukan di beberapa tempat.
“Menurut kepala Pusat Data, informasi Dan hubungan masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengaku belum dapat memastikan dengan jumlah korban dalam bencana yang terjadi.
“Menurut keterangan yang ada, untuk saat ini masih diperkirakan ada 300 Ratusan korban luka-luka, dan untuk
Korban yang meninggal ditemukan 45 pada saat ini.
“Saya belum dapat memastikan untuk jumlah angka korban, namun Beberapa Jenazah Telah ditemukan Di Berbagai Tempat,” Ungkap Sutopo
Saat Di Hubungi oleh beberapa awak media. Sabtu (29/9/2018).
“Dia mengatakan Atas Dasar konfirmasi
Dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah kepada Posko BNPB, tsunamitelah menerjang Pantai Talise di Palu dan pantai Donggala.
“Beberapa video yang di Dokumentasikan Oleh masyarakat, dan disebarkan dimedia Sosial mengenai tsunami yang telah melanda Palu dan Donggala adalah benar.
“Terjadinya Gempa dan tsunami banyak menimbulkan jatuhnya korban jiwa, Menurut Laporan sementara, Terdapatnya Beberapa korban yang Meninggal dunia, Disebabkan Tertimpa oleh bangunan Yang Roboh.
“Tsunami juga menerjang beberapa tempat Pemukiman dan Bangunan yang ada di Areal pantai.
Untuk data banyaknya jumlah korban, dan
Banyaknya dampak dari kejadian tersebut masih dalam pendataan,” Ujar Sutopo.
“Dari Sekelompok BPBD, TNI/Polri,
Badan Nasional Pencarian & pertolongan (Basarnas), organisasi dari perangkat daerah, beserta Relawan melakukan Evakuasi bersama terhadap para korban.
“Bagi para Korban yang luka-luka telah Ditangani oleh petugas kesehatan, dan Untuk Penanganan darurat Masih terus dilakukan,” ungkapnya.
“Gempa bumi yang terjadi bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah palu & donggala
Pada Jum’at, (28/ 09/2018) sekira pukul 17.02 WIB.
Pusat gempa Berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer timur laut Donggala.
“BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 meter hingga tiga meter) di pantai Donggala bagian barat.
“Bagi Status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara, dan Kota Palu bagian barat.
“BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak Jumat 28 September 2018 pukul.17.36 WIB.” (Shelor)






